Jemaah Gelombang Kedua Bergerak ke Madinah, Kemenhaj Pastikan Kemudahan Ibadah

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Jubir Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf. Foto: Kemenhaj/Youtube

Kementerian Haji dan Umrah mulai memberangkatkan jemaah haji gelombang kedua dari Makkah menuju Madinah pada Minggu (7/6). Fase ini menjadi tahapan akhir pelayanan jemaah di Arab Saudi sebelum kembali ke Tanah Air melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah.

Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaf, mengatakan seluruh jasa telah dipersiapkan secara optimal agar proses perpindahan jemaah berjalan aman, tertib, dan nyaman.

"Pergerakan jemaah dari Makkah ke Madinah bukan sekadar perpindahan kota, tetapi bagian dari upaya kami memastikan jemaah tetap mendapatkan jasa terbaik hingga akhir rangkaian ibadah haji," ujar Maria.

Menurutnya, tahun ini Kemenhaj menghadirkan peningkatan kualitas jasa di Madinah, termasuk penempatan sebagian jemaah reguler pada hotel dengan akses nan lebih dekat ke Masjid Nabawi.

"Orientasi kami bukan pada akomodasi semata, melainkan gimana jemaah dapat beragama lebih nyaman, lebih mudah, dan tidak sigap lelah, terutama bagi lansia, penyandang disabilitas, serta jemaah berkebutuhan khusus," jelasnya.

Di sisi lain, proses pemulangan jemaah ke Indonesia juga terus berjalan. Hingga 7 Juni 2026, sebanyak 95 kloter dengan total 37.459 jemaah dan petugas telah diberangkatkan dari Arab Saudi menuju Tanah Air.

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak saat menyambut jemaah haji gelombang dua di Madinah, Minggu (7/6). Foto: Dok. Kemenhaj RI

Maria juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pengiriman sebagian bagasi jemaah nan belum terangkut berbareng penerbangan asalnya.

"Kami memahami ketidaknyamanan nan dirasakan jemaah. Karena itu, kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak mengenai agar seluruh bagasi dapat segera diterima jemaah dengan aman," katanya.

Kemenhaj mengimbau jemaah untuk menjaga paspor dan arsip perjalanan dengan baik serta tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun kabin. Setiap jemaah bakal menerima air zamzam resmi setibanya di debarkasi di Indonesia.

"Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh jemaah memperoleh jasa nan aman, nyaman, dan dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat serta membawa kemabruran haji," pungkas Maria.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan