Daftar Mark up Pengadaan yang Bikin Dadan Cs Cuan Miliaran

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap sejumlah dugaan mark up nan dilakukan eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana serta mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.

Ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi tata kelola program MBG.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Syarief Sulaeman Nahdi menjelaskan program MBG semestinya dikelola oleh yayasan nan terafiliasi dengan sekolah penerima.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akan tetapi, dalam pelaksanaannya banyak SPPG nan ditunjuk lantaran mempunyai hubungan dengan petinggi BGN. Kata Syarief, yayasan itu sejatinya juga tidak mempunyai syarat untuk menjadi mitra SPPG.

Syarief menjelaskan ketiganya melakukan mark up nilai pada saat pengadaan sehingga terjadi kerugian nan tidak mendukung operasional penyelenggaraan MBG.

Ia merincikan pengadaan nan tidak sesuai ialah pengadaan motor listrik sebanyak 21.801 unit dengan total pengadaan sebesar sekitar Rp1 triliun.

Syarief mengatakan pengadaan motor listrik untuk BGN itu dilakukan oleh PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT).

"Pengadaan motor listrik sebanyak 21.801 unit dengan nilai total pengadaan sebesar Rp1,03 triliun dan dibayarkan ke PT YAT," ujarnya kepada wartawan, Jumat (5/6).

Syarief membeberkan dari hasil pemeriksaan diketahui vendor tersebut tidak memenuhi syarat pengadaan motor listrik lantaran tidak mempunyai dealer alias bengkel aktif.

Ketiganya juga melakukan pengadaan 32.000 pasang sepatu nan tidak sesuai ketentuan dan adanya mark up.

Kemudian pengadaan tablet sebanyak 31.000 sekian nan tidak sesuai ketentuan dan adanya mark up.

Terakhir, pengadaan televisi 75 inch sebanyak 5.400 unit nan tidak sesuai ketentuan dengan adanya mark up harga.

Syarief mengatakan seluruh peralatan ini telah terealisasi dan disalurkan oleh BGN.

"Semuanya sudah, sudah terealisasi," ujarnya.

(yoa/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional