Jakarta -
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membeberkan sejumlah program prioritas nan menjadi konsentrasi pembangunan menjelang peringatan 500 tahun Jakarta. Prioritas itu mulai pengembangan transportasi publik, pendidikan, hingga penanganan permukiman kumuh dan lingkungan.
"Program nan paling ditonjolkan mencakup transportasi, pendidikan, dan penanganan permukiman kumuh serta lingkungan. Inti dari semua program ini adalah kesejahteraan warga," kata Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim saat dihubungi, Selasa (23/6/2026).
Di sektor transportasi, Pemprov DKI terus mempercepat integrasi dan ekspansi jasa pikulan umum. Sejumlah proyek strategis nan menjadi konsentrasi antara lain pengoperasian LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai dan pembangunan MRT Jakarta Fase 2A.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Pemprov DKI memberikan jasa transportasi umum cuma-cuma pada momentum HUT ke-499 Jakarta sebagai upaya mendorong mobilitas penduduk nan lebih mudah dan terjangkau.
"Melalui MRT, LRT, Transjakarta, hingga JakLingko, kami mau memastikan akses transportasi publik semakin baik dan terintegrasi," ujarnya.
Di bagian pendidikan, Pemprov DKI menyoroti program sekolah swasta cuma-cuma nan saat ini telah menjangkau 103 sekolah di beragam jenjang pendidikan. Program tersebut disebut menjadi salah satu langkah untuk memperluas akses pendidikan berbobot bagi penduduk Jakarta.
Menurut Chico, Pemprov DKI juga mengalokasikan anggaran nan besar untuk memastikan tidak ada anak Jakarta nan kehilangan akses pendidikan lantaran hambatan biaya.
Sementara itu, pada sektor lingkungan dan permukiman, Pemprov DKI menyatakan sukses menekan jumlah RW kumuh secara signifikan. Dari sebelumnya tercatat 445 RW kumuh, sekarang jumlahnya menurun menjadi 211 RW.
Penanganan tersebut dilakukan melalui penataan kawasan, relokasi nan disebut lebih manusiawi, serta beragam program peningkatan kualitas lingkungan. Pemprov DKI juga mendorong aktivitas wajib memilah sampah dari rumah sebagai bagian dari upaya mengatasi persoalan sampah di ibu kota.
"Kami tidak hanya membangun prasarana fisik, tetapi juga membangun kualitas hidup nan lebih baik bagi setiap penduduk Jakarta melalui pendidikan, kesehatan, kesempatan kerja, support sosial, dan lingkungan nan bersih serta nyaman," jelasnya.
Lebih lanjut, Chico mengatakan sasaran besar Pemprov DKI menjelang usia Jakarta nan ke-500 tahun adalah menjadikan Jakarta sebagai kota dunia nan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi dan pembangunan prasarana kudu memberikan faedah nyata bagi penduduk serta menjadikan Jakarta lebih inklusif, berkelanjutan, dan bisa bersaing di tingkat internasional.
"Menjelang 5 abad Jakarta, sasaran kami adalah menjadikan Jakarta sebagai kota dunia nan berpihak pada warga. Pembangunan kudu dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat sembari terus membangun dari bawah berbareng seluruh komponen warga," pungkasnya.
(bel/ygs)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·