Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina Gas (Pertagas) resmi mengelola Pipa Transmisi Gas Bumi Ruas Batang-Cirebon-Kandang Haur Timur (Cisem II), salah satu prasarana strategis nan memperkuat integrasi jaringan gas bumi nasional.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pemanfaatan Pipa Transmisi Gas Bumi Ruas Batang-Cirebon-Kandang Haur Timur (Cisem II) antara Pertagas dan BBPMGB Lemigas di Gedung Forum Lemigas, Jakarta, Kamis (11/6/2026). Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Pertagas Indra P. Sembiring dan Kepala BBPMGB Lemigas M. Halim Sariwardana.
Pertagas sendiri ditetapkan sebagai operator Cisem II pada April 2026 setelah memenangkan proses tender terbuka nan digelar Lemigas. Pengalaman mengelola ruas Semarang-Batang (Cisem I) nan telah beroperasi menjadi salah satu modal Pertagas dalam mengoperasikan ruas lanjutan prasarana strategis tersebut.
Penunjukan operator ini beriringan dengan mulai beroperasinya Pipa Transmisi Gas Bumi Cisem II. Infrastruktur sepanjang 242 kilometer itu telah menyelesaikan rangkaian commissioning nan dimulai di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) pada Maret 2026 dan dituntaskan di Kandang Haur Timur pada 6-9 Juni 2026.
Dalam seremoni penutupan commissioning di Kandang Haur Timur, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan, beroperasinya Cisem II menjadi langkah krusial dalam memperkuat integrasi jaringan pipa gas bumi nasional.
"Infrastruktur ini bakal meningkatkan elastisitas penyaluran gas dan memperkuat keandalan pasokan energi. Kami mengapresiasi seluruh pihak nan telah bekerja-sama sehingga proyek strategis ini dapat diselesaikan dan dioperasikan dengan baik," ungkap Laode pada Sabtu (7/6/2026) lalu.
Cisem II menghubungkan Batang, Jawa Tengah, hingga Kandang Haur Timur, Jawa Barat. Pipa ini menjadi bagian dari sistem Pipa Transmisi Cirebon-Semarang (Cisem) sekaligus memperkuat keterhubungan jaringan pipa gas bumi nasional.
Dengan tersambungnya ruas tersebut, penyaluran gas dari beragam sumber pasokan diharapkan menjadi lebih fleksibel. Selain memperkuat keandalan sistem, integrasi jaringan ini juga dinilai dapat mengoptimalkan pemanfaatan gas bumi domestik untuk kebutuhan industri, pembangkit listrik, kilang, hingga sektor pupuk.
Sementara itu, dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pemanfaatan Cisem II di Jakarta, Kepala BBPMGB Lemigas M. Halim Sariwardana mengatakan kerja sama dengan Pertagas merupakan bagian dari upaya memastikan prasarana gas bumi nan dibangun pemerintah dapat dimanfaatkan secara optimal guna mendukung ketahanan daya nasional.
"Cisem II merupakan prasarana strategis nan dibangun untuk memperkuat konektivitas jaringan gas bumi nasional. Melalui kerjasama dengan Pertagas sebagai operator nan mempunyai kompetensi dan pengalaman dalam pengelolaan pipa transmisi gas, kami berambisi pemanfaatan aset ini dapat melangkah optimal, memberikan faedah ekonomi nan lebih besar, serta mendukung kesiapan daya bagi sektor industri, kelistrikan, dan masyarakat," kata Halim.
Dalam kesempatan nan sama, Direktur Utama Pertagas Indra P. Sembiring mengatakan pengalaman Pertagas mengelola ruas Semarang-Batang (Cisem I) menjadi modal krusial dalam mengoptimalkan pengoperasian Cisem II sekaligus memperkuat integrasi sistem transmisi gas nasional.
"Pemanfaatan Cisem II mempunyai nilai strategis dalam memperkuat konektivitas jaringan transmisi gas bumi nasional, meningkatkan keandalan pasokan energi, serta membuka kesempatan pengembangan pasar gas bumi nan lebih luas di Pulau Jawa. Melalui kerja sama ini, kami siap menjalankan amanah pengelolaan prasarana strategis negara dengan mengedepankan aspek keselamatan, keandalan operasi, tata kelola nan baik, serta pembuatan nilai berkepanjangan bagi seluruh pemangku kepentingan," jelas Indra.
Cisem II merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) nan dibangun pemerintah melalui Kementerian ESDM menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Infrastruktur ini menjadi salah satu mata rantai krusial dalam pengembangan jaringan pipa gas bumi nasional nan terintegrasi dan diharapkan bisa memperkuat keandalan pasokan daya di beragam wilayah Indonesia.
Melalui kerja sama pemanfaatan Cisem II, Lemigas dan Pertagas berambisi integrasi jaringan gas bumi nasional semakin kuat, pemanfaatan gas domestik semakin optimal, serta bisa mendukung pertumbuhan industri, sektor kelistrikan, dan perekonomian nasional secara berkelanjutan.
(wia)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·