Tangguh Yudha
, Jurnalis-Jum'at, 13 Maret 2026 |11:34 WIB

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan siap menindak tegas pedagang daging nan meningkatkan nilai secara berlebihan. (foto: Okezone.com/Feby)
JAKARTA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan siap menindak tegas pedagang daging nan meningkatkan nilai secara berlebihan menjelang Lebaran 2026.
Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menegaskan bahwa tidak ada pelaku upaya sektor pangan nan boleh memanfaatkan momen Ramadhan dan Lebaran untuk meningkatkan nilai secara tidak wajar.
"Sesuai pengarahan Kepala Bapanas nan juga Menteri Pertanian, Bapak Andi Amran Sulaiman, nilai daging sapi kudu dijaga untuk masyarakat," kata Ketut, Jumat (13/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa pemerintah telah menetapkan nilai daging sapi di setiap rantai distribusi, mulai dari feedloter, rumah pangkas hewan (RPH), hingga tingkat pengecer. Oleh lantaran itu, setiap pelanggaran terhadap ketentuan nilai tersebut bakal ditindak sesuai patokan nan berlaku.
"Pemerintah telah menetapkan nilai mulai dari feedloter, RPH, sampai pengecer. Tentu jika ada nan melanggar, pemerintah pasti melakukan tindakan nan tegas dan terukur," lanjutnya.
Selain pengawasan nilai di setiap lini pasar, Ketut mengungkapkan bahwa pihaknya juga terus melaksanakan kegunaan stabilisasi nilai daging sapi berbareng BUMN pangan.
Ia mengatakan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dan PT Berdikari telah berkomitmen untuk menggenjot operasi pasar menjelang Idulfitri.
"Kami juga sudah sepaham dengan PPI dan Berdikari untuk melaksanakan operasi pasar daging sapi sampai Lebaran mendatang. Stok daging sapi dan kerbau dapat diakses masyarakat dengan nilai lebih terjangkau," ujar Ketut.
Menurutnya, langkah tersebut bermaksud tidak hanya untuk memastikan kesesuaian nilai jual di pasar, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap pangan dengan nilai nan lebih murah.
"Jadi tak hanya memastikan kesesuaian nilai jual di pasaran saja, pemerintah juga berbareng BUMN menggencarkan akses pangan murah," ucapnya.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·