
Ilustrasi kelainan saluran kemih. (Foto: dok Freepik/jcomp)
JAKARTA – Bayi dengan kelainan saluran kemih dan ginjal bawaan sudah bisa terdeteksi sejak dalam kandungan. Hal ini jarang diketahui para orangtua. Mereka mengira gangguan ginjal pada bayi baru terdeteksi saat lahir.
Orangtua perlu segera menyadari kondisi ini agar tak terlambat. Keterlambatan pemeriksaan bisa meningkatkan akibat kerusakan ginjal permanen nan berakibat pada tumbuh kembang anak hingga masa dewasa.
Menurut Dokter Spesialis Bedah Anak dan Konsultan Urologi Anak Ronald Sorongku, Sp.BA, Subsp.U.A (K), FIAPS, kemajuan teknologi saat ini memungkinkan beragam kelainan urologi kongenital dikenali lebih awal, apalagi sebelum bayi dilahirkan.
“Banyak kelainan saluran kemih dan ginjal pada anak sebenarnya sudah bisa diketahui sejak masa kehamilan melalui pemeriksaan unik USG fetomaternal. Semakin awal kondisi ini terdeteksi, semakin besar kesempatan untuk mencegah kerusakan ginjal permanen dan mempertahankan kegunaan ginjal anak dalam jangka panjang,” kata dr. Ronald.
Berbagai kelainan nan dapat ditemukan sejak masa janin, salah satu kasus nan paling sering ditemukan adalah hidronefrosis kongenital, ialah pelebaran ginjal akibat gangguan aliran urine. Kondisi ini bisa terlihat pertama kali saat pemeriksaan USG kehamilan.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin women lainnya
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·