Jalin Kolaborasi Perkuat Ekosistem Kawasan Industri AI-Ready

Sedang Trending 15 jam yang lalu
Jalin Kolaborasi Perkuat Ekosistem Kawasan Industri AI-Ready .(Istimewa)

PERKEMBANGAN artificial intelligence (AI), data center, cloud computing, automation, dan industri berbasis teknologi telah membawa kebutuhan baru bagi kawasan industri. Investor sekarang tidak hanya mempertimbangkan kesiapan lahan dan lokasi, tetapi juga memerlukan kepastian terhadap prasarana utama nan memungkinkan upaya dapat beraksi dan berkembang sejak awal.

Menjawab kebutuhan tersebut, PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BeFa) developer dan pengelola Kawasan Industri nan berlokasi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, berbareng para mitra strategis memperkuat kerjasama untuk membangun ekosistem area industri nan semakin siap mendukung perkembangan AI dan industri digital.

Komitmen tersebut ditandai melalui Penandatanganan MoU bertema “Powering The AI Ready Industrial Ecosystem – Power, Connection, Assured”, nan diselenggarakan pada Kamis, (27/8) di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Bali. Kolaborasi ini sekaligus menjadi bagian dari pengembangan BeFa Digital Town, sebuah area nan dipersiapkan untuk mendukung pertumbuhan industri berbasis AI, data center, cloud, smart manufacturing, IoT, dan automation melalui kesiapan prasarana energi, air, serta konektivitas digital nan terintegrasi.

Pertumbuhan AI dan data center membawa karakter kebutuhan nan berbeda dibandingkan industri konvensional. Keandalan dan kontinuitas pasokan listrik, konektivitas berkapasitas tinggi, kesiapan air, serta keahlian prasarana untuk berkembang sejalan dengan ekspansi upaya menjadi aspek krusial dalam menentukan suatu letak investasi. Karena itu, tantangan area industri ke depan bukan lagi sekadar menyediakan utilitas, tetapi memastikan seluruh komponen esensial tersebut dapat tersedia, terhubung, andal, dan scalable ketika dibutuhkan.

BeFa menjawab kebutuhan tersebut melalui pendekatan nan mengintegrasikan power, water, dan neutral fiber sebagai fondasi utama kawasan. Pendekatan ini dirancang agar penanammodal dapat lebih konsentrasi pada pembangunan dan pertumbuhan bisnisnya tanpa kudu memulai dari persoalan dasar mengenai kesiapan infrastruktur.

Perubahan tersebut sekaligus menandai perkembangan daya saing area industri. Jika sebelumnya keputusan investasi banyak ditentukan oleh lokasi, akses logistik, lahan, dan utilitas dasar, perkembangan industri digital membikin power availability, digital connectivity, reliability, scalability, dan certainty menjadi pertimbangan nan semakin penting.

“Bagi investor, nan utama adalah kepastian bahwa kebutuhan prasarana dapat terpenuhi sesuai kualitas dan agenda yg diminta. Melalui kerjasama ini, BeFa memastikan kesiapan listrik, konektivitas, air, dan prasarana pendukung lainnya secara terintegrasi. Bagi kami, AI-ready itu memberikan kepastian kepada tenant sejak hari pertama berinvestasi,” ujar Direktur Utama BeFa, Leo Yulianto Sutedja, dikutip Jumat (28/8).

Dalam aktivitas tersebut, Befa, Industrial Grid Nusantara (IGN) dan PT. PLN (Persero) menandatangani MoU sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapan dan kepastian prasarana kelistrikan. Sementara itu SolidBlue bakal menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan XenithIG untuk memperkuat pengembangan konektivitas dan prasarana digital di Befa Digital Town.

Dalam industri berbasis AI dan info center, tantangannya bukan hanya berapa besar daya nan tersedia, tetapi gimana kapabilitas tersebut dapat disalurkan secara andal dan dikembangkan sejalan dengan pertumbuhan kebutuhan tenant. 

“Di sinilah kami memandang peran Industrial Grid Nusantara. Bersama PLN dan BeFa, kami mau membangun kesiapan prasarana kelistrikan di dalam area nan memungkinkan kebutuhan daya direncanakan sejak awal, ditingkatkan ketika upaya berkembang, dan tidak menjadi halangan bagi ekspansi tenant di kemudian hari. Bagi investor, kepastian seperti inilah nan semakin krusial dalam menentukan letak investasinya,” ujar Direksi IGN.

Sementara itu Rakhmad Dewanto Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PT. PLN (Persero) menyampaikan komitmen nya dalam mendukung penyediaan prasarana kelistrikan nan andal, berkualitas, dan bisa berkembang mengikuti kebutuhan pelanggan. Kolaborasi dengan BeFa dan IGN menjadi bagian dari upaya berbareng untuk memberikan kepastian daya bagi tenant dan calon penanammodal Integrasi dari para mitra strategis di dalam area diharapkan dapat memberikan agunan nan lebih kuat kepada tenant dan calon penanammodal bahwa kebutuhan prasarana esensial bagi industri berbasis AI telah dipersiapkan sejak awal. 

Melalui kerjasama lintas sektor ini, BeFa mau membangun sebuah ekosistem di mana setiap mitra membawa kapabilitas dan kekuatannya masing-masing dalam satu tujuan berbareng ialah menciptakan area industri nan semakin siap menerima investasi berbasis AI, info center, cloud, automation, dan industri digital lainnya. (E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia