Jakarta, CNN Indonesia --
Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin meminta seluruh jejeran untuk dapat bangkit dari keterpurukan nan sedang dihadapi lembaga Kejaksaan.
Burhanuddin meminta agar seluruh insan Adhyaksa dapat merefleksikan HUT ke-81 Kejaksaan untuk mengingat jasa pendahulu sekaligus menanamkan nilai pengabdian nan tulus bagi kepentingan bangsa dan negara.
Burhanuddin mengatakan peringatan Hari Lahir Kejaksaan tahun ini juga dilakukan berbeda dari biasanya. Khusus tahun ini upacara dilaksanakan dengan Pakaian Dinas Lapangan (PDL) dan bukan Pakaian Dinas Upacara (PDU).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pilihan ini bukan sekadar perubahan seragam, melainkan mempunyai makna nan kudu kita hayati bersama. PDL nan kita kenakan hari ini melambangkan kesiapsiagaan insan Adhyaksa dalam menghadapi setiap keadaan," kata Burhanuddin dalam amanatnya di upacara Peringatan Hari Lahir Kejaksaan ke-81, pada Rabu (2/9).
"Di tengah beragam ujian nan sedang kita hadapi, kita diingatkan bahwa insan Adhyaksa kudu senantiasa siap hadir, siap bekerja, dan siap mengabdi kapan pun negara dan masyarakat membutuhkan," imbuhnya.
Burhanuddin tidak menampik bahwa perjalanan Kejaksaan tidak selalu mulus. Ia menyebut tantangan kerap datang dari dalam dan luar lembaga hingga membikin terpuruk dan kecewa.
Ia apalagi mengaku merenungkan apakah selama ini Kejaksaan sudah berada di jalan nan betul serta memberikan nan terbaik bagi masyarakat dan bangsa.
Meski begitu, dia mengingatkan seluruh jejeran untuk tidak boleh larut dalam keterpurukan. Menurutnya momentum nan sedang terjadi saat ini kudu digunakan Kejaksaan untuk tumbuh lebih baik lagi.
"Kita tidak boleh larut dalam keterpurukan. Tiap keterpurukan kudu menjadi titik kembali menuju keadaan nan lebih baik," jelasnya.
Burhanuddin mengatakan saat ini seluruh personil Korps Adhyaksa mempunyai tugas berbareng untuk memulihkan kepercayaan masyarakat dan mengembalikan marwah institusi.
Ia mengingatkan bahwa kebangkitan Kejaksaan tidak lahir dari kebijakan seseorang alias satu generasi belaka. Menurutnya kebangkitan hanya bakal menjadi bagi insan Adhyaksa, mempunyai kesediaan untuk melangkah bersama.
"Buktikan bahwa Kejaksaan bisa melewati ujian hingga menjadi semakin kuat. Inilah waktunya. Badai kudu berlalu," tegasnya.
"Pengalaman mengajarkan satu hal, tanpa soliditas dan solidaritas, kita tak bakal bisa memperkuat apalagi melayani masyarakat para pencari keadilan," imbuhnya.
(tfq/fra)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·