Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pembelajaran jarak jauh (PJJ) di Jakarta tidak diperpanjang. Besok, kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah kembali dilakukan secara normal.
Hal itu disampaikan Pramono saat menghadiri aktivitas di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2026). Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan sejumlah kondisi, termasuk wilayah Jakarta nan sudah tak terkena paparan abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
"Yang pertama untuk PJJ, besok sekolah normal kembali. Tadi saya sudah meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan untuk segera mengeluarkan SE (surat edaran)," kata Pramono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, penerbangan nan sudah kembali normal juga menjadi salah satu parameter dalam menentukan kebijakan tersebut. Untuk diketahui Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta Timur dan Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) di Tangerang sudah kembali beroperasi.
"Berbagai argumen salah satunya adalah lantaran memang penerbangan sendiri itu sebagai salah satu parameter sekarang sudah melangkah dengan normal," ujarnya.
Jakarta Upayakan OMC
Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta tetap berupaya melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mengantisipasi akibat abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. Hari ini, pesawat Cessna C208 Caravan telah melakukan penyemaian awan sebanyak lima sorti.
"Sebenarnya hari ini kita sudah menerbangkan pesawat Cessna sebanyak lima sorti, tetapi memang awannya itu tetap nggak cukup," jelasnya.
Pramono berambisi kondisi awan pada sore hingga malam hari memungkinkan terjadinya hujan di Jakarta.
"Mudah-mudahan jika ini rezekinya kita semua, mudah-mudahan sore alias malam hari ini kita bakal gerimis alias hujan," tuturnya.
Dia mengatakan penyelenggaraan OMC bukan berfaedah pemerintah dapat memastikan hujan bakal turun. Menurutnya, hujan tetap merupakan kehendak Tuhan.
"Kalau orang alias saya ditanya apakah hujan ini lantaran OMC alias lantaran Gusti Allah, ya pasti lantaran Gusti Allah lah," jelasnya.
Sebelumnya, sekolah di Jakarta menerapkan PJJ selama dua hari sejak Senin (7/9). PJJ digelar agar siswa serta pembimbing tak terdampak abu vulkanik.
"Yang pertama mengenai PJJ, pembelajaran įarak jauh. Tadi saya sudah berbincang dengan Kepala Dinas Pendidikan, dan sekarang ini sebenarnya abu vulkaniknya sudah mengalami penurunan nan luar biasa," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (7/9).
(bel/jbr)
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·