Jakarta 2-3 Minggu Tanpa Hujan, BMKG Siapkan Modifikasi Cuaca

Sedang Trending 1 hari yang lalu
Kepala BMKG berbareng Deputi Bidang Klimatologi BMKG dan Direktur Informasi Perubahan Iklim BMKG menyampaikan keterangan saat konpers prakiraan awal musim tandus 2026 di Gedung D BMKG, Jakarta, Rabu (4/3/2026). Foto: Asprilla Dwi Adha/ANTARA FOTO

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyiapkan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk menghadapi musim tandus dan kejadian El Nino nan terjadi berbarengan.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan OMC juga bakal dilakukan secara situasional di Jakarta andaikan terjadi hari tanpa hujan dalam waktu cukup panjang.

"Jadi ketika memang kondisinya sudah hari tanpa hujan cukup panjang, maka dilakukan Operasi Modifikasi Cuaca dengan catatan ketika awan tetap ada, ya. Karena jika tanpa awan kita tidak bisa memodifikasi, sehingga nantinya bisa membikin Jakarta lebih adem," kata Teuku di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (28/7).

Dalam penyelenggaraan OMC di Jakarta, BMKG bakal bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.

Modifikasi Cuaca nan digelar Pemprov DKI untuk HUT ke-80 RI di Jakarta. Foto: Dok. BPBD Jakarta

Teuku mengatakan, BMKG berbareng BPBD DKI Jakarta juga memasang ground-based generator di sejumlah gedung tinggi di Jakarta.

"Jadi ketika kelak ada awan nan kira-kira 'sehat' untuk menghujankan Jakarta, maka bakal dilepaskan uap air alias flare untuk kemudian terjadilah hujan," ujarnya.

Menurut Teuku, langkah tersebut dapat dilakukan andaikan Jakarta tidak diguyur hujan selama dua hingga tiga minggu. Kondisi tanpa hujan dalam waktu panjang, kata dia, juga dapat berakibat pada kualitas udara Jakarta.

"Ini biasanya jika dalam dua-tiga minggu tanpa hujan sama sekali, kualitas udara di Jakarta juga menurun. Jadi salah satu upayanya adalah dengan melakukan hujan pada saat kondisinya memungkinkan di Jakarta," jelas dia.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan