Jaga Tradisi Keilmuan Islam, Pemerintah Naikkan Anggaran Dosen Maamp;rsquo;had Aly

Sedang Trending 3 hari yang lalu

Jaga Tradisi Keilmuan Islam, Pemerintah Naikkan Anggaran Dosen Ma’had Aly

Dirjen Pesantren Kemenag, Basnang Said

JAKARTA — Pemerintah meningkatkan support terhadap kesejahteraan pengajar Ma’had Aly melalui alokasi support insentif sebesar Rp5,576 miliar pada Tahun Anggaran 2026. Sebanyak 697 pengajar bukan aparatur sipil negara (ASN) ditetapkan sebagai penerima bantuan, dengan nilai Rp8 juta untuk setiap orang.

Alokasi anggaran tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Sebelumnya, pemerintah mengalokasikan sekitar Rp1,67 miliar untuk 670 pengajar Ma’had Aly. Tahun ini, anggaran meningkat lebih dari tiga kali lipat.

“Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kesejahteraan tenaga pendidik sekaligus meningkatkan mutu pendidikan tinggi pesantren,” ujar Dirjen Pesantren Kemenag, Basnang Said, Jumat (23/10/2026).

“Bantuan ini diharapkan memberikan support kepada para pengajar nan selama ini berkedudukan dalam menjaga tradisi keilmuan Islam, mengembangkan kajian kitab kuning, dan menyiapkan generasi ustadz masa depan,”lanjut Basnang.

Menurutnya, Ma’had Aly mempunyai posisi strategis dalam ekosistem pendidikan nasional, khususnya dalam menyiapkan kader ustadz nan mempunyai kedalaman ilmu, kematangan berpikir, dan keahlian merespons persoalan masyarakat.

“Di tangan para pengajar inilah tradisi keilmuan Islam diwariskan, dikaji, dan dikembangkan. Karena itu, perhatian terhadap kesejahteraan pengajar tidak boleh dipisahkan dari agenda peningkatan mutu pendidikan tinggi pesantren. Kita mau Ma’had Aly terus berkembang tanpa kehilangan akar keilmuan dan identitas kepesantrenannya,” tegasnya.

Direktur Ma’had Aly Kementerian Agama, Adib, menambahkan, peningkatan alokasi anggaran dan jumlah penerima merupakan perkembangan krusial dalam support pemerintah terhadap tenaga pendidik pendidikan tinggi pesantren.

“Sebanyak 697 pengajar telah ditetapkan sebagai penerima support setelah melalui proses verifikasi dan pengesahan sesuai dengan petunjuk teknis. Masing-masing memperoleh insentif sebesar Rp8 juta, dengan total alokasi Rp5,576 miliar. Kami mau memastikan support ini diberikan secara tepat sasaran, tertib administrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelas Adib.

Berdasarkan arsip penetapan, penerima support berasal dari beragam Ma’had Aly di Indonesia. Penyaluran insentif dilakukan melalui rekening masing-masing penerima sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan petunjuk teknis nan berlaku.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑