Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Pertahankan Subsidi Energi

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Pertahankan Subsidi Energi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.(Dok. Metrotvnews)

MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah bakal terus mempertahankan skema subsidi energi guna melindungi daya beli masyarakat dari gejolak harga minyak dunia. Langkah strategis ini diambil dengan mengoptimalkan ruang fiskal nan dinilai tetap memadai di tengah ketidakpastian global.

Kebijakan tersebut disiapkan untuk mengantisipasi akibat lonjakan nilai minyak mentah dunia nan berpotensi menyentuh nomor USD100 per barel. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di area Timur Tengah nan menakut-nakuti stabilitas pasokan daya dunia.

"Jadi ketika nilai mulai naik, Pak Presiden tanya sama saya untuk ngitung dampaknya sampai US$100 per barel nilai minyak dunia. Kalau didiamkan, bisa dikendalikan? Bisa. Daya beli masyarakat dijaga dengan meng-absorb kenaikan nilai minyak bumi melalui subsidi," ujar Purbaya dalam aktivitas Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Jakarta, Kamis (3/9).

Pemerintah optimistis intervensi subsidi ini tidak bakal mengganggu stabilitas anggaran negara. Defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dipastikan tetap terjaga di bawah periode pemisah tiga persen, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan nan berlaku.

Untuk menopang beban subsidi tanpa memperlebar defisit secara tajam, Kementerian Keuangan melakukan penataan ulang pada pos pengeluaran negara. Pemerintah bakal memangkas shopping operasional nan dinilai kurang produktif dan mengalihkannya untuk memperkuat perlindungan sosial serta stabilitas nilai daya domestik.

Hingga pertengahan tahun, keahlian APBN menunjukkan daya tahan nan kuat berkah efisiensi shopping dan realisasi penerimaan negara nan tinggi. Hal ini memberikan ruang mobilitas elastis bagi pemerintah untuk meredam akibat krisis eksternal.

"Kita kendalikan belanja-belanja nan tidak perlu dan tetap membolehkan shopping nan lebih produktif. Hitungan kita defisitnya tetap di bawah tiga persen, sekitar 2,85%. Jadi kesinambungan fiskalnya tetap terjaga," tegas Purbaya.

Melalui kombinasi penghematan internal dan pertahanan subsidi energi, pemerintah menjamin roda perekonomian nasional tetap bergerak stabil. Langkah ini diharapkan dapat memastikan konsumsi masyarakat tidak terganggu oleh dinamika pasar internasional nan fluktuatif. (Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia