
Pembalap Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez. (Foto: Instagram/ducaticorse)
AUSTIN – Gelaran MotoGP Amerika Serikat 2026 di Circuit of the Americas (COTA) mencapai puncaknya pada Senin 30 Maret 2026 awal hari WIB. Tentu sorotan utama tertuju kepada pembalao Ducati Lenovo, Marc Marquez nan tetap kesulitan di awal musim ini.
Apakah Marquez bisa memaksilkan statusnya sebagai King of COTA? Atau justru lagi-lagi kalah dari para ride Aprilia?
Satu perihal nan pasti, pembalap VR46 Ducati, Fabio Di Giannantonio, juga layak untuk menjadi sorotan. Mengingat dia sukses mengamankan pole position keduanya dalam sepekan terakhir.
Setelah nasib apes menimpanya di sesi Sprint akibat kejadian dengan Marc Marquez nan membuatnya kandas finis, pembalap nan berkawan disapa Diggia ini membawa misi penebusan. Ia tentu berambisi dewi fortuna berpihak padanya saat memulai balapan dari posisi terdepan demi mengonversi kecepatan kualifikasinya menjadi kemenangan perdana di GP Amerika.
1. Perubahan Barisan Depan Akibat Penalti
Konfigurasi barisan depan mengalami perubahan signifikan setelah otoritas balap menjatuhkan hukuman kepada beberapa pembalap. Marco Bezzecchi, nan sejatinya menempati posisi kedua, kudu turun ke baris kedua namalain posisi ke-4, setelah menerima penalti dua posisi akibat menghalangi Marc Marquez di sesi kualifikasi.
Marc Marquez
Hal serupa juga menimpa pembalap Honda, Luca Marini. Kondisi ini menguntungkan Pedro Acosta nan sekarang naik ke posisi kedua, serta Francesco Bagnaia nan berkuasa mengisi tempat terakhir di barisan depan.
Bagnaia sendiri sedang berada dalam tren positif meski baru saja kehilangan kemenangan Sprint di lap terakhir setelah disalip oleh Jorge Martin. Sementara itu, Marc Marquez nan bakal memulai balapan dari posisi ke-6, dibayangi beban berat berupa Long Lap Penalty nan kudu dijalani akibat insidennya dengan Diggia.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·