
Pembalap Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez. (Foto: Instagram/ducaticorse)
ARAGON – Pencinta balap motor bumi bakal kembali disuguhkan tindakan menegangkan akhir pekan ini, di mana rangkaian MotoGP Aragon 2026 memasuki puncak acara. Berdasarkan agenda resmi, balapan utama bakal berjalan di Sirkuit Aragon, Spanyol, pada Minggu (30/8/2026) pukul 19.00 WIB.
Sesi balapan utama kelak malam diprediksi bakal berjalan sengit, terutama setelah pembalap Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez tampil dominan dengan memenangi sesi sprint race. Pembalap jagoan tim pabrikan Ducati tersebut sukses mengamankan kemenangan usai melancarkan manuver berani di tikungan pertama selepas start.
Keputusan Marquez mengambil akibat besar di awal balapan rupanya bukan tanpa kalkulasi matang. Ia menyadari rival terdekatnya, Marco Bezzecchi nan memihak Aprilia Racing, tampil sangat kompetitif sejak sesi kualifikasi pagi hari.
1. Strategi Marquez
Bezzecchi sebelumnya sukses merebut pole position lewat catatan rekor lap baru dan memutuskan bertaruh menggunakan ban belakang jenis soft. Sementara itu, Marquez dan seluruh pembalap Ducati kompak memilih ban jenis medium demi menghindari masalah graining nan sempat menghantui mereka di Silverstone.
Menyadari perbedaan kompon ban tersebut, Marquez langsung memasang strategi matang demi merebut ketua lomba sejak lampu padam. Menurutnya, manuver garang di tikungan pembuka adalah satu-satunya jalan keluar untuk mengalahkan kecepatan sang pembalap Aprilia.
Pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi saat kualifikasi MotoGP Aragon 2026 (Instagram/@marcobez72)
"Ketika saya memandang Marco memulai balapan dengan ban lunak, menyerang di tikungan pertama adalah satu-satunya kesempatan nan saya miliki," ungkap Marquez, melansir dari Crash, Minggu (30/8/2026).
Marquez juga menambahkan bahwa melakukan tindakan overtake di area tersebut dirasa cukup masuk logika lantaran karakter sirkuit nan mendukung. Terlebih lagi, posisi start di barisan depan memberikan untung tersendiri untuk mengontrol ritme balapan dari posisi terdepan.
"Itu memang berisiko, tentu saja, tetapi itu adalah bagian dari balapan. Ketika Anda berada di depan, lebih mudah untuk membaca pengereman lawan, dan jika terjadi kesalahan kecil, tersedia area run-off," tambahnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·