Jadi Perhatian, Ini Insiden Kecelakaan yang Libatkan Taksi Green SM

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Kondisi taksi online nan terlibat kecelakaan dengan KRL Commuterline di Bekasi Timur, Senin (27/4/2026). Foto: Sena Pratama/kumparan

Operator taksi Green SM (dulu Xanh SM) kembali jadi sorotan. Pasalnya, salah satu armadanya disinyalir menjadi biang awal mula kejadian dahsyat nan melibatkan kecelakaan tiga rangkaian kereta sekaligus di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.

Kronologi sementara, taksi dengan nomor polisi B 2864 SBX itu disebutkan hendak menyeberang perlintasan kereta api tanpa palang, saat itu belum ada tanda kereta bakal lewat alias sudah dekat. Namun, diceritakan tiba-tiba kendaraan alami mogok di tengah.

"Taksi mati, dihidupkan tidak bisa. Tadi posisinya memang tidak terlihat kereta. Penjaga ini teriak, 'Sudah keluar, keluar'. Didorong-dorong tidak kuat, akhirnya keburu datang kereta, akhirnya menabrak," ujar salah seorang penduduk di lokasi, Saman (55).

Peristiwa itu tentunya membuka kembali ingatan soal beberapa kejadian nan melibatkan armada milik Green SM. Dirangkum dari beragam sumber, setidaknya sudah ada dua kasus serupa terakhir dalam rentang waktu relatif berdekatan.

Seorang pengemudi melangkah di depan taksi Xanh SM nan terparkir saat peluncuran di Jakarta, Rabu (18/12/2024). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO

Pada 31 Desember 2025, sebuah taksi Green SM juga pernah tertemper kereta di perlintasan saat tengah mencoba menyeberang usai rangkaian pertama lewat. Membuat bagian depan kendaraan rusak cukup parah.

Lalu pada 10 Oktober 2025, satu unit taksi Green SM salah satu bagiannya mengenai badan kereta di perlintasan Jembatan Gantung, Cengkareng, Jakarta Barat lantaran berakhir pada posisi nan terlalu dekat dengan lintasan rel.

Lebih-lebih di luar kasus nan melibatkan moda transportasi kereta, kejadian taksi Green SM juga terbilang banyak. Seperti menabrak dengan kendaraan lainnya, menabrak gedung alias objek lainnya, hingga masuk ke dalam parit.

Banyak warganet nan menuntut perusahaan agar lebih jelas saat merekrut pengemudi taksi Green SM. Hingga kini, operator berbasis di Vietnam tersebut telah mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kecelakaan nan baru saja terjadi.

Model mobil listrik Vinfast dari operator taksi online Xanh SM. Foto: Dok. Xanh SM

"Green SM Indonesia meletakkan perhatian penuh pada terjadinya kejadian di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026, nan melibatkan satu kendaraan Green SM dan kereta nan melintas," urai Green SM lewat akun IG @id.greensm, Senin (27/4).

Perusahaan disebutkan berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan nan tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan jasa secara berkelanjutan. Serta berjanji kan terus menyampaikan perkembangan terbaru seiring dengan tersedianya info nan telah terverifikasi.

"Kami telah menyampaikan info nan relevan kepada pihak berkuasa serta mendukung penuh proses investigasi nan sedang berlangsung," bunyi akun tersebut.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan