Jakarta, CNBC Indonesia - Kawasan Rebana di Jawa Barat (Jabar) mulai dibidik sebagai magnet investasi baru Indonesia. Kehadiran Pelabuhan Patimban dan Bandara Internasional Kertajati menjadi modal utama untuk mengerek area ini sebagai pusat industri, logistik, dan upaya baru.
Potensi tersebut menjadi sorotan dalam Rebana Regional Development Co-Creation Seminar: New Business Opportunities and Public-Private Partnership in Indonesia nan digelar Japan International Cooperation Agency (JICA) berbareng Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Badan Pengelola Kawasan Rebana (BP Rebana) Jawa Barat
Forum nan digelar di Jakarta pada 7 September 2026 ini mempertemukan pemerintah, bumi usaha, dan pemangku kepentingan untuk membuka kesempatan investasi sekaligus memperkuat skema kerja sama pemerintah dan swasta.
JICA pun menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan area tersebut, terutama industri berkepanjangan dan pusat logistik nan bertumpu pada Patimban.
"Ke depan, JICA bakal terus mendukung pengembangan industri berkepanjangan dan pusat logistik nan bertumpu pada Pelabuhan Patimban," demikian pernyataan JICA, dikutip Kamis (10/9/2026).
Sejak Mei 2024, JICA menjalankan kerja sama teknis untuk mendukung pengembangan Kawasan Rebana nan mengenai dengan Pelabuhan Internasional Patimban. Dukungan tersebut meliputi penyusunan rencana induk kawasan, pengembangan Green Industry Hub, pedoman area industri berwawasan lingkungan, hingga strategi promosi investasi.
Kawasan Rebana telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional dan mempunyai posisi strategis dalam pengembangan ekonomi Jawa Barat. Patimban dan Kertajati memberikan kelebihan konektivitas untuk menopang pergerakan barang, aktivitas industri, serta arus investasi dari dan menuju area tersebut.
Sejumlah kesempatan investasi nan dibahas mencakup pengembangan area industri hijau, pemanfaatan daya terbarukan, optimasi Pelabuhan Patimban, hingga pengembangan pusat logistik. Pemerintah juga mendorong keterlibatan swasta melalui skema public-private partnership (PPP) untuk mempercepat pembangunan prasarana dan akomodasi pendukung.
Dalam forum tersebut, tim proyek JICA turut memaparkan capaian pengembangan Rencana Induk Pengembangan Wilayah Rebana dan rencana Green Industry Hub. Konsep tersebut diarahkan untuk membangun area industri nan tidak hanya kompetitif secara ekonomi, tetapi juga memenuhi tuntutan investasi berkelanjutan.
Pengembangan Rebana menjadi semakin krusial di tengah upaya pemerintah memperluas pusat pertumbuhan ekonomi di luar area metropolitan utama. Dengan pedoman industri, konektivitas pelabuhan dan bandara, serta pengembangan daya hijau, area ini berkesempatan menjadi salah satu tujuan investasi strategis di Jawa Barat.
(tfa/sef)
[Gambas:Video CNBC]
23 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·