Jakarta, CNN Indonesia --
Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan suplai BBM maupun LPG tidak bakal terganggu meskipun dua kapal tanker Pertamina belum bisa melewati Selat Hormuz.
Dua Kapal Tanker Pertamina itu adalah Gamsunoro dan Pertamina Pride nan sekarang tetap tertahan di Teluk Arab.
"Terus kita lakukan komunikasi. Tapi kan kemudian jangan alias minta tidak dikaitkan bahwa akibat proses negosiasi nan belum kelak seolah-olah bakal mengganggu stok suplai," ujar Pras di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan dua kapal nan tertahan itu berkapasitas sekitar satu hingga dua hari persediaan daya saja. Sementara sekarang persediaan daya berada di atas 20 hari.
"Karena nan tertahan itu jika bicaranya tonase dia sekitar kurang lebih 1,8 juta barel lah. Jadi itu setara dengan mungkin persediaan kita satu sampai dua hari saja," ujarnya.
Meski begitu, Pras menyampaikan pemerintah juga tak tinggal diam. Ia menyebut pemerintah mencari pasokan daya dari wilayah lain.
Ia menyebut pemerintah juga mencari ke sumber-sumber lain selain di area Teluk.
"Artinya pemerintah juga tidak tinggal tak bersuara hanya kepada masalah tersebut kan. Sumber-sumber suplai dari tempat nan lain kudu kita secure," ujar dia.
(mnf/isn)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·