Jakarta, CNBC Indonesia - Tak sampai 24 jam pasca pengumuman Iran membuka sepenuhnya Selat Hormuz, sekarang kondisi kembali ke awal. Dikutip dari The Guardian, Iran menyatakan kendali atas Selat Hormuz kembali ke 'kondisi sebelumnya' lantaran blokade AS.
Iran mengatakan keputusan terbaru ini dilakukan lantaran perselisihan nan terus bersambung dengan AS mengenai blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Dalam pernyataan nan dimuat media Iran, komando operasional militer Iran, Khatam Al-Anbiya, menggambarkan blokade AS nan sedang berjalan sebagai "pembajakan".
"Karena argumen ini, kendali atas Selat Hormuz telah kembali ke kondisi sebelumnya, dan jalur air strategis ini berada di bawah manajemen dan kendali ketat angkatan bersenjata," dia menuturkan, dikutip dari The Guardian.
"Sampai AS memulihkan kebebasan navigasi sepenuhnya untuk kapal-kapal dari asal Iran ke tujuan, dan dari tujuan kembali ke Iran, situasi di Selat Hormuz bakal tetap dikendalikan secara ketat dan dalam kondisi sebelumnya," dia menambahkan.
Pengumuman terbaru ini menambah kebingungan mengenai status jalur air utama nan mengangkut seperlima pasokan minyak dunia sebelum perang.
Baru saja Jumat (17/4) kemarin, Iran dan Donald Trump mengumumkan bahwa selat tersebut telah dibuka kembali untuk pelayaran, tetapi presiden AS mengatakan blokade AS "akan tetap bertindak penuh" sampai Teheran mencapai kesepakatan dengan Washington, termasuk mengenai program nuklirnya.
(fab/fab)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·