
Ilustrasi.
JAKARTA – Iran menyatakan bahwa Selat Hormuz “terbuka” dan kapal-kapal dari negara “yang tidak bermusuhan” dapat melintasi jalur air utama tersebut. Pernyataan itu disampaikan Teheran di tengah krisis akibat penutupan Selat Hormuz nan memicu krisis daya dunia terbesar dalam beberapa dekade.
Dalam sebuah pernyataan pada Selasa (24/3/2026), misi Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan bahwa kapal-kapal dapat memanfaatkan “jalur aman” melalui Selat Hormuz. Teheran memberi syarat bahwa kapal-kapal tersebut “tidak berperan-serta alias mendukung tindakan agresi terhadap Iran dan sepenuhnya mematuhi peraturan keselamatan serta keamanan nan telah ditetapkan.”
Kapal-kapal bakal diizinkan melintasi selat tersebut “dengan berkoordinasi dengan otoritas Iran nan berwenang,” demikian pernyataan nan diunggah di media sosial, sebagaimana dilansir Al Jazeera.
Sebelumnya, Iran telah menyampaikan pernyataan serupa mengenai status Selat Hormuz kepada Organisasi Maritim Internasional (IMO), badan PBB nan bertanggung jawab atas keselamatan dan keamanan pelayaran internasional.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·