Iran Habis Kesabaran usai Kembali Diserang dan Gencatan Senjata Dikhianati AS

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Iran Habis Kesabaran usai Kembali Diserang dan Gencatan Senjata Dikhianati AS Iran(Freepik)

PEMERINTAH Iran mengecam serangan Amerika Serikat terhadap sejumlah letak di sepanjang pesisir selatannya dan menuduh Washington melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta pakta nan baru ditandatangani untuk mengakhiri perang.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Iran menyebut serangan tersebut menargetkan akomodasi pengawasan di wilayah pesisir. Teheran juga menegaskan kembali haknya untuk memihak diri, seraya menyatakan bahwa angkatan bersenjatanya telah melancarkan serangan jawaban terhadap sasaran nan mengenai dengan Amerika Serikat.

Kementerian tersebut juga mendesak negara-negara di area Teluk untuk mencegah pihak-pihak agresor menggunakan wilayah dan akomodasi mereka untuk melakukan tindakan agresi terhadap Iran.

Selain itu, Iran menyerukan kepada PBB dan lembaga-lembaga internasional agar tidak bersikap acuh tak acuh terhadap pelanggaran terang-terangan terhadap norma internasional.

Amerika Serikat pada Jumat malam menyatakan bahwa pasukannya telah menyerang letak penyimpanan rudal, drone, dan radar milik Iran setelah menuduh Teheran berada di kembali serangan terhadap sebuah kapal komersial nan melintasi Selat Hormuz.

Sebagai tanggapan, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan bahwa angkatan lautnya telah menyerang sejumlah posisi militer Amerika Serikat di area dan memperingatkan bakal memberikan respons nan lebih keras andaikan eskalasi terus berlanjut.

Sebelumnya pada bulan ini, Teheran dan Washington mencapai nota kesepahaman 14 poin nan dimediasi Pakistan, dan mulai bertindak pada 18 Juni setelah ditandatangani secara elektronik oleh Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Kesepakatan itu mencakup penghentian permusuhan di beragam front, termasuk di Lebanon, pembukaan kembali Selat Hormuz, serta pencabutan blokade laut Amerika Serikat terhadap Iran. Kedua negara juga sepakat melanjutkan perundingan selama 60 hari guna mencapai kesepakatan nan lebih komprehensif dan berjangka panjang. (Ant/P-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia