Saat iPhone dicuri, jangan hapus perangkat dari akun Apple Anda.(Dok. Apple Support)
KEHILANGAN iPhone, terutama lantaran dicuri, adalah pengalaman nan membikin panik. Dalam situasi tersebut, banyak pengguna secara refleks mau segera menghapus perangkat dari akun Apple mereka untuk melindungi data.
Namun, Apple secara tegas memperingatkan bahwa tindakan ini adalah sebuah kesalahan fatal nan justru menguntungkan pencuri.
Menghapus iPhone nan dicuri dari daftar perangkat di Find My alias akun Apple Anda bakal menonaktifkan fitur keamanan terpenting yakni Activation Lock.
Tanpa kunci ini, pencuri dapat dengan mudah menghapus total (reset) perangkat, mengaktifkannya kembali dengan akun baru, dan menjualnya seolah-olah tidak pernah ada masalah. Artikel ini bakal menguraikan apa nan tidak boleh dan apa nan kudu dilakukan untuk membikin iPhone rampasan tidak berfaedah bagi pelaku.
Kesalahan Utama: Menghapus iPhone dari Akun Apple
Peringatan paling krusial dari Apple adalah untuk tidak pernah menghapus iPhone nan dicuri dari akun Anda. Fitur Activation Lock secara otomatis aktif saat Anda menyalakan Find My. Fitur ini mengikat iPhone Anda secara kriptografis ke Apple ID Anda.
Selama Activation Lock aktif, perangkat tersebut tidak bakal bisa diaktifkan oleh orang lain tanpa memasukkan kata sandi Apple ID pemilik asli, apalagi setelah perangkat dihapus total (factory reset). Perangkat tersebut secara efektif menjadi "batu bata" nan mahal dan tidak bisa dijual alias digunakan. Saat Anda menghapus perangkat dari akun Anda, Anda secara sukarela menyerahkan kunci ini kepada pencuri.
Bahkan jika Anda sudah melakukan penghapusan info dari jarak jauh (remote erase), Apple menyarankan untuk tetap membiarkan perangkat terdaftar di akun Anda untuk menjaga Activation Lock tetap menyala.
4 Hal Lain nan tidak Boleh Dilakukan Saat iPhone Dicuri
Selain kesalahan utama di atas, ada beberapa tindakan lain nan kudu dihindari lantaran dapat membahayakan keamanan info dan mempermudah kerja pencuri.
1. Mencantumkan Nomor Telepon di Pesan Lost Mode
Saat mengaktifkan Mode Hilang (Lost Mode), Anda mempunyai opsi untuk menampilkan pesan di layar kunci. Apple menyebut fitur ini berfaedah jika perangkat hanya lenyap dan mungkin ditemukan oleh orang baik. Namun, jika perangkat dipastikan dicuri, jangan cantumkan nomor telepon alias info kontak pribadi. Pencuri dapat menggunakan info ini untuk melancarkan serangan social engineering alias phishing, misalnya dengan menghubungi Anda dan berpura-pura sebagai pihak Apple untuk memancing info Apple ID.
2. Percaya SMS alias Email "Penemuan" dari Apple
Pencuri sering kali mengirimkan pesan SMS alias email tiruan nan mengaku dari Apple alias jasa "Find My", nan menyatakan bahwa iPhone Anda telah ditemukan di letak tertentu. Perlu diingat, Apple tidak bakal pernah menghubungi Anda untuk menunjukkan bahwa perangkat Anda ditemukan. Semua notifikasi resmi hanya muncul melalui aplikasi Find My di perangkat Apple Anda nan lain alias melalui email sistem nan terverifikasi, bukan SMS dari nomor tidak dikenal.
3. Mengklik Tautan "Find My" alias "iCloud" dari Pesan Mencurigakan
Pesan tiruan nan disebutkan di atas nyaris selalu menyertakan tautan. Tautan ini bakal mengarahkan Anda ke situs web phishing nan dirancang sangat mirip dengan laman login iCloud alias Find My. Tujuannya adalah memancing Anda memasukkan Apple ID dan kata sandi. Jika Anda melakukannya, pencuri bakal mendapatkan akses penuh ke akun Anda dan bisa menonaktifkan Activation Lock dari jarak jauh.
4. Menghapus Perangkat dari Find My Setelah Remote Erase
Ini adalah pengulangan dari poin utama, tetapi sangat penting. Setelah Anda percaya iPhone tidak bakal kembali dan memutuskan untuk menghapus semua info di dalamnya melalui fitur Remote Erase di Find My, jangan lanjutkan dengan langkah "Remove from Account". Proses erase bakal melindungi info pribadi Anda, sementara membiarkan perangkat tetap di akun bakal memastikan Activation Lock tetap aktif.
Langkah Tepat nan Harus Dilakukan Saat iPhone Dicuri
Alih-alih melakukan kesalahan di atas, ikuti pedoman berikut untuk mengamankan perangkat dan info Anda:
- Segera Aktifkan Mode Hilang (Lost Mode): Gunakan aplikasi Find My di perangkat Apple lain (iPad, Mac) alias buka situs iCloud.com/find dari browser apa pun. Pilih perangkat nan dicuri dan aktifkan "Mark As Lost". Langkah ini bakal mengunci perangkat dari jarak jauh dengan kode sandi dan menonaktifkan Apple Pay.
- Ganti Kata Sandi Apple ID: Untuk mencegah pencuri mencoba mengakses info lain nan tersinkronisasi dengan iCloud (seperti foto, kontak, alias email), segera tukar kata sandi Apple ID Anda.
- Lakukan Remote Erase (Jika Perlu): Jika Anda sangat percaya perangkat tidak bakal kembali, pilih opsi "Erase This Device" di Find My. Ini bakal menghapus semua info pribadi Anda dari iPhone saat perangkat tersebut terhubung ke internet. Ingat, setelah ini, jangan hapus perangkat dari akun Anda.
- Laporkan ke Pihak Berwenang: Buat laporan kehilangan ke polisi. Sediakan nomor seri iPhone Anda, nan bisa ditemukan di kotak original alias di laman akun Apple Anda (appleid.apple.com). Laporan ini mungkin diperlukan untuk klaim asuransi.
Catatan untuk Pengguna AppleCare+ with Theft and Loss
Jika Anda mempunyai jasa AppleCare+ with Theft and Loss, ada satu patokan tambahan nan sangat penting. Jangan menghapus perangkat dari akun Apple Anda alias Find My sampai klaim Anda disetujui. Menghapus perangkat sebelum klaim selesai dapat menyebabkan klaim Anda ditolak. (Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·