loading...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru. Foto/ Dok SindoNews
BEIJING - Di Computex 2026, kisah baru nan diceritakan oleh pendiri Nvidia, Jensen Huang, tidak lagi hanya berputar di sekitar GPU.
Nvidia telah mengumumkan masuknya mereka ke pasar prosesor PC dengan RTX Spark. Diperkirakan bakal diluncurkan pada musim gugur ini, lini chip baru ini bakal bersaing langsung dengan Intel dan AMD.
Tak lama kemudian, Intel merespons dengan meluncurkan CPU pusat info Xeon 6+ 288-core, nan dibangun di atas proses 18A, dan GPU pusat info Crescent Island dengan VRAM 160 GB dan pendingin udara.
Sejak gelombang AI meledak, unit pemrosesan skematis (GPU) Nvidia telah menjadi konsentrasi terbesar bumi teknologi mengenai prasarana AI.
Namun, kali ini nan menarik perhatian bumi teknologi adalah Vera – lini CPU pusat info pertama nan dikembangkan sendiri oleh Nvidia, nan telah resmi diluncurkan.
CPU kustom pertama Nvidia nan dirancang unik untuk mengatur AI Agentik, panggilan alat, dan manajemen konteks jangka panjang. Foto: Nvidia.
Berdiri di atas panggung, Jensen Huang mengumumkan, "Ini adalah pertama kalinya dalam 40 tahun lini produk PC didesain ulang sepenuhnya."
Di antara para hadirin, duduk para pelaksana senior dunia dari Microsoft, Dell, HP, Lenovo, dan Asus – perusahaan-perusahaan nan bakal meluncurkan laptop nan dilengkapi dengan chip Nvidia RTX Spark pada musim gugur ini.
Sebagai raksasa GPU global, Nvidia tampaknya secara langsung menantang kekuasaan Intel di pasar CPU dan PC. Sebaliknya, Intel, raksasa CPUdunia, juga mengincar pangsa pasar komputasi AI milik Nvidia.
Langkah terbaru dari kedua raksasa ini langsung menjerumuskan pasar pusat info ke dalam kekacauan. Mengapa kedua raksasa ini memutuskan untuk melancarkan serangan langsung ke "wilayah kekuasaan" masing-masing?
Faktanya, di masa lalu, lebih dari 10 tahun nan lalu, Nvidia kandas dalam upayanya mengembangkan chip untuk perangkat seluler dan PC. Pada tahun 2011, perusahaan tersebut mengumumkan Project Denver di CES, menandai langkah publik pertama Jensen Huang ke bagian ini.
Pada tahun 2012, Microsoft meluncurkan Surface RT, nan dilengkapi dengan chip Nvidia Tegra 3, diikuti oleh Surface 2 dengan Tegra 4 pada tahun 2013. Ini adalah upaya pertama untuk membawa arsitektur SoC ARM Nvidia ke dalam ekosistem PC Windows.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·