Insiden Keracunan MBG, Pakar: WHO sudah Beri Arahan Soal Itu

Sedang Trending 1 hari yang lalu
 WHO sudah Beri Arahan Soal Itu Santri mengalami keracunan makanan mendapatkan perawatan medis di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo.(Antara)

Direktur Pascasarjana Universitas Yarsi, Tjandra Yoga Aditama, memberikan perhatian serius terhadap maraknya kasus keracunan makanan nan terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia. Kasus dengan ratusan korban dilaporkan terjadi di Sidoarjo, serta dugaan keracunan serupa di Tana Toraja, Kabupaten Agam, dan Jombang.

Tjandra mengungkapkan, berasas info dari laman World Health Organization (WHO) mengenai keamanan pangan (food safety) per 4 Juni 2026, terdapat beberapa poin krusial nan kudu diperhatikan agar kejadian keracunan makanan tidak terus berulang.

“WHO menyebut bahwa negara-negara di bumi kudu memberi prioritas pada keamanan pangan melalui tiga hal. Pertama, membikin kebijakan nan betul-betul berbasis bukti ilmiah (evidence-based policies). Hal ini tentu dapat dilakukan dengan melibatkan master nan terkait,” ujar Tjandra, Kamis (3/9).

Poin kedua, lanjutnya, adalah menetapkan kerangka patokan nan sesuai dengan akibat nan ada (risk-based) dan kudu mempunyai elastisitas dalam penerapannya. Ketiga, negara kudu bisa mengimplementasikan sistem keamanan pangan secara baik dan menyeluruh.

Lebih lanjut, Tjandra menjelaskan bahwa WHO menekankan keterkaitan erat antara keamanan pangan, gizi, dan ketahanan pangan. Ia juga menyoroti pergeseran paradigma dalam pengawasan pangan.

“Selain konsep nan selama ini kita kenal ialah from farm to plate, sekarang diperkenalkan juga konsep from production to consumption,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, dia kembali mengingatkan pentingnya penerapan pedoman teknis dari organisasi kesehatan bumi tersebut untuk meminimalisir akibat kontaminasi pada makanan.

“Dalam perihal ini ditegaskan kembali tentang perlunya penerapan WHO Five keys to safer food dan WHO Five keys to growing safer fruits and vegetables nan sudah beberapa kali saya sampaikan di beragam kesempatan,” pungkasnya. (E-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia