Menkomdigi Dorong Indonesia Jadi Pencipta Teknologi AI, Bukan Sekadar Pasar

Sedang Trending 59 menit yang lalu

Awaludin , Jurnalis-Sabtu, 05 September 2026 |14:49 WIB

Menkomdigi Dorong Indonesia Jadi Pencipta Teknologi AI, Bukan Sekadar Pasar

Menkomdigi, Meutya Hafid (foto: dok ist)

JAKARTA - Kecerdasan buatan (AI) berkembang begitu pesat dan mulai memengaruhi beragam aspek kehidupan manusia. Namun, di tengah euforia perkembangan teknologi tersebut, muncul pertanyaan besar mengenai dampaknya terhadap masa depan manusia.

Apakah AI bakal membikin kehidupan manusia menjadi lebih baik, alias justru membikin manusia kehilangan sesuatu nan paling mendasar dari dirinya?

Pertanyaan tersebut menjadi salah satu konsentrasi pembahasan dalam World Encounter Summit 2026 nan mempertemukan pemimpin pemerintah, pemuda, akademisi, tokoh agama, perusahaan teknologi, hingga masyarakat sipil dari beragam negara di Bali.

Rangkaian forum diawali melalui Bali Harmony Dialogue, pada Kamis 3 September 2026 di United In Diversity (UID) Bali Campus, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali.

Forum tersebut kemudian dilanjutkan dengan XI International Scholas Chairs Congress 2026 nan berjalan pada 4-6 September 2026.

Para peserta dari lima benua membahas akibat AI terhadap beragam aspek kehidupan, mulai dari pendidikan, bumi kerja, kesehatan mental generasi muda, demokrasi, hingga hubungan sosial.

Salah satu perhatian utama dalam pembahasan tersebut adalah kesenjangan dalam perkembangan AI. Tidak semua negara mempunyai akses nan sama terhadap data, daya komputasi, prasarana digital, talenta, maupun keahlian untuk mengatur teknologi tersebut.

Karena itu, pemerataan faedah AI dinilai bukan semata-mata persoalan teknologi, melainkan juga menyangkut keadilan sosial, ekonomi, moral, dan lingkungan.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com