Insentif Mobil-Motor Listrik Jadi Lanjut? Purbaya: Masih Dibahas

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka bunyi soal kelanjutan insentif kendaraan listrik, baik mobil listrik maupun motor listrik.

Purbaya mengungkapkan bahwa kelanjutan insentif tersebut tetap dalam tahap pembahasan berbareng Kementerian Perindustrian.

"Saya tetap bakal bicarakan dengan menteri perindustrian. Pak Menteri Perindustrian, kita bakal bicarakan, tapi kita kira-kira bakal ada insentif untuk motor listrik nan baru," ujar Purbaya saat ditemui pewarta di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2026).

Lebih lanjut, Purbaya menjelaskan bahwa pembahasan insentif kendaraan listrik juga sempat dibahas berbareng dengan para pelaku industri, salah satunya dengan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

"(Gaikindo) Ngundang mau pameran mobil, tapi juga obrolan untuk misalnya jika perlu insentif, insentif seperti apa untuk mobil listrik dan lain-lain. Ini diskusinya belum selesai, kelak tetap bakal saya ketemu lagi dengan mereka," ujarnya.

Seperti nan diketahui, sebelumnya Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan bahwa usulan mengenai insentif kendaraan bermotor telah diberikan kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Dia pun memastikan skema stimulus nan diusulkan kali ini tidak lagi berkarakter umum, melainkan jauh lebih terperinci dibandingkan periode pandemi Covid-19.

"Soal otomotif usulan insentif stimulus nan sudah kami kirim ke Pak Menkeu. Ada spill sedikit lah, ada perbedaan. Di sini kita bakal kenakan, di sini nan kita usulkan itu lebih detail, lebih perincian dibandingkan dengan periode kita menghadapi Covid nan lalu, dari segmen, dari teknologi, dari sisi TKDN, berat TKDN dan sebagainya itu kita buat lebih detail," ujar Agus pada Sabtu (3/1/2026) lalu.

Khusus untuk kendaraan listrik, Agus menegaskan konsentrasi pemerintah adalah mendorong pembeli pertama agar mengambil electric vehicle (EV) semakin luas.

"Kalau kita bicara soal electric car, first buyers itu menjadi prioritas kami. Angka-angkanya kelak bisa spill pelan-pelan," jelasnya.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News