Ini Perlintasan Kereta "Awal" Kecelakaan Bekasi, Tak Ada Palang Pintu

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Warga melintasi perlintasan kereta Jalan Ampera, Bekasi, Selasa (28/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Kereta Commuter Line melintas disamping taksi Green SM nan tertabrak KRL di perlintasan kereta Jalan Ampera, Bekasi, semalam, sebagaimana dilihat CNBC Indonesia, Selasa (28/4/2026). Mogoknya taksi Green SM di perlintasan menjadi awal tragedi tabrakan maut antara Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin sekitar pukul 21.00 WIB. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Warga melintasi perlintasan kereta Jalan Ampera, Bekasi, Selasa (28/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Perlintasan kereta tersebut memanng bukan perlintasan resmi nan dijaga langsung oleh petugas KAI. Bahkan tidak mempunyai palang perlintasan pembatas. Namun dalam pantauan CNBC Indonesia Selasa, perlintasan ini ramai dilewati kendaraan, mobil dan motor. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Warga melintasi perlintasan kereta Jalan Ampera, Bekasi, Selasa (28/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Dalam foto, hanya terdapat palang pembatas bambu untuk menahan lampau lintas kendaraan nan mau melintas. Palang itu diakomodir oleh penduduk setempat.(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Warga melintasi perlintasan kereta Jalan Ampera, Bekasi, Selasa (28/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Pemerintah sebenarnya telah menetapkan patokan tegas mengenai keselamatan di perlintasan kereta api. Hal ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian serta Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dalam patokan tersebut, setiap pengendara diwajibkan untuk berakhir ketika sinyal kereta berbunyi, palang pintu mulai ditutup, alias terdapat isyarat lain nan menandakan kereta bakal melintas. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Kereta Krl melintas disamping taksi Green SM nan tertabrak KRL di perlintasan kereta Jalan Ampera, Bekasi, Selasa (28/4/2026).

Perlu diketahui, jumlah korban meninggal bumi akibat kejadian tabrakan KA Argo Bromo dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur bertambah menjadi 15 orang hingga siang hari ini.(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Kereta Krl melintas disamping taksi Green SM nan tertabrak KRL di perlintasan kereta Jalan Ampera, Bekasi, Selasa (28/4/2026).

Selain korban meninggal, puluhan penumpang nan luka-luka tetap menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News