Ini Penyebab Laga Persija Jakarta vs Java United di Stadion Kapten I Wayan Dipta Tanpa Penonton?

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Ramdani Bur , Jurnalis-Selasa, 15 September 2026 |10:42 WIB

Ini Penyebab Laga Persija Jakarta vs Java United di Stadion Kapten I Wayan Dipta Tanpa Penonton?

Yoshino siap turun di laga Persija Jakarta vs Java United, (Foto: Media Persija Jakarta)

PERSIJA Jakarta menjamu Java United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, tanpa suporter? Macan Kemayoran -julukan Persija Jakarta- semestinya menjamu Java United di lanjutan pekan ketiga Super League 2026-2027 yang berjalan di Jakarta pada Sabtu, 19 September 2026 pukul 19.00 WIB.

Namun, lantaran dua kandang Persija di Jakarta (Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Jakarta International Stadium) tidak tersedia, skuad didikan Shin Tae-yong kudu menghadapi Java United di luar Pulau Jawa.

“Persija harusnya bertindak sebagai tuan rumah melawan Java United. Tapi, lantaran memang ada beberapa hambatan sehingga baik GBK dan JIS tidak bisa digunakan lantaran ada hambatan lain. GBK bakal digunakan untuk FIFA ASEAN Cup, sedangkan JIS untuk konser,” kata pengamat sepakbola Tanah Air Haris Pardede di channel YouTube-nya, Bung Harpa, Selasa (15/9/2026).

“Karena itu, laga Persija vs Java United bakal digelar di Bali, tepatnya di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar,” lanjut Bung Harpa.

1. Laga Persija vs Java United Tanpa Penonton?

Stadion Kapten I Wayan Dipta dikabarkan gelar laga Persija vs Java United Stadion Kapten I Wayan Dipta dikabarkan gelar laga Persija vs Java United

Sayangnya, laga Persija Jakarta vs Java United berpotensi digelar tanpa penonton. Hal itu diungkapkan Bung Harpa.

“Dari info nan saya dapatkan dari sumber kredibel. Konon katanya laga bakal digelar tanpa penonton,” kata Bung Harpa.

“Mohon kroscek sekali lagi ya, lantaran sedang alias bakal dilangsungkan pemilihan Kepala Desa di Bali. Ini mengingatkan saya dengan kejadian di Malang, di Stadion Kanjuruhan. Saat itu izin menyelenggarakan pertandingan tidak dikeluarkan otoritas setempat lantaran ada pemilihan Kepala Desa se-Kabupaten Malang,” ujar laki-laki nan sudah puluhan tahun menjadi wartawan ini.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑