Belum lama ini, media sosial diramaikan oleh unggahan seorang warganet nan membagikan pengalamannya saat naik KRL. Dalam unggahan tersebut, terlihat kopi milik salah satu penumpang tumpah hingga membasahi lantai gerbong.
Insiden ini pun memicu perdebatan di kalangan warganet. Banyak nan menilai, penumpang tersebut melanggar patokan lantaran selama ini diketahui ada larangan makan dan minum di dalam KRL. Di sisi lain, tidak sedikit pula nan mempertanyakan apakah sebenarnya penumpang diperbolehkan membawa makanan dan minuman ke dalam kereta.
Menanggapi kejadian tersebut, Vice President Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa penumpang tetap diperbolehkan membawa makanan dan minuman ke dalam KRL. Namun, penumpang diimbau untuk tidak mengonsumsi makanan maupun minuman selama berada di dalam kereta.
"Oleh karenanya bagi pengguna nan membawa makanan/minuman agar tidak mengkonsumsi makanan/minuman di dalam KRL," kata Karina kepada kumparanFOOD, Senin (27/4).
Ia juga mengingatkan agar setiap penumpang untuk memastikan bungkusan makanan alias minuman nan dibawa dalam kondisi aman. Hal ini bermaksud agar tidak menimbulkan tumpahan alias gangguan lain nan dapat mengurangi kenyamanan penumpang lain.
"Kami tentunya terus mengimbau kepada pengguna untuk mematuhi ketentuan nan bertindak ketika menggunakan jasa KAI Commuter," kata dia.
Karina juga mengingatkan seluruh pengguna untuk mematuhi patokan nan bertindak saat menggunakan jasa KRL demi menjaga kenyamanan, ketertiban, dan keamanan bersama. Salah satu patokan nan kudu diperhatikan adalah larangan makan dan minum di dalam kereta.
Menurutnya, patokan tersebut diterapkan agar kebersihan dan kenyamanan selama perjalanan tetap terjaga. "Salah satu ketentuan nan bertindak adalah mengenai larangan makan dan minum di Commuterline di mana ketentuan ini diberlakukan agar kebersihan dan keyamanan dalam perjalanan KRL dapat terus terjaga," jelasnya.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·