Musisi jazz Indonesia, Indra Lesmana, bakal menghadirkan proyek Sydney Reunion dalam arena Gedebage Jazz Festival International 2026 di Bandung Timur. Penampilan ini menjadi momen spesial lantaran membawa kembali semangat jazz fusion nan pernah terkenal di kalangan penikmat musik Indonesia.
Sydney Reunion merupakan proyek jazz fusion nan mempertemukan kembali Indra Lesmana dengan tiga musisi asal Australia, ialah Steve Hunter (bass), Dale Barlow (saksofon), dan Andrew "Andy" Gander (drum). Proyek tersebut lahir dari reuni musikal setelah nyaris 40 tahun tidak bermusik berbareng sejak masa studi Indra di Sydney Conservatorium of Music pada awal 1980-an.
Album Sydney Reunion dirilis pada 2024 dan menjadi album ke-100 dalam perjalanan pekerjaan Indra Lesmana. Album tersebut direkam secara live di Sydney, Australia, dengan format kuartet instrumental nan menonjolkan improvisasi dan chemistry antar musisi.
"Sydney Reunion merupakan proyek rekaman nan mempertemukan saya kembali dengan sahabat-sahabat lama di Sydney, Australia, setelah nyaris 40 tahun tidak bermusik bersama. Kami sempat tampil di Sydney Manly Jazz Festival dan meluncurkan album ini di Sydney Opera House pada akhir 2024," kata Indra Lesmana.
Menurutnya, membawa Sydney Reunion ke Gedebage Jazz Festival menjadi kebahagiaan tersendiri lantaran dapat kembali menghadirkan warna jazz fusion nan pernah digemari generasi muda Indonesia, termasuk di Bandung.
Bandung sendiri dikenal mempunyai ekosistem musik nan kuat dan organisasi nan aktif. Indra menilai kondisi tersebut menjadi salah satu argumen antusiasme masyarakat Bandung terhadap musik, termasuk jazz, tetap terjaga hingga saat ini.
"Salah satu untung kota seperti Bandung adalah kotanya nan tidak terlalu besar sehingga para musisinya bisa lebih guyub. Hal ini membikin organisasi musiknya lebih konsisten menjaga antusiasme masyarakat terhadap musik," ujarnya.
Meski Sydney Reunion berangkat dari semangat nostalgia, Indra meyakini musik jazz fusion tetap relevan bagi generasi baru. Menurutnya, musik tidak mengenal pemisah generasi dan jazz fusion mempunyai karakter nan cair lantaran beririsan dengan beragam komponen musik lainnya.
"Musik sebetulnya tidak mengenal generasi. Saya berambisi karya-karya Sydney Reunion dapat dinikmati oleh siapa pun nan datang di Gedebage Jazz Festival nanti," katanya.
Selain Sydney Reunion, Gedebage Jazz Festival International 2026 juga menghadirkan sejumlah musisi internasional dari beragam negara. Dari Jepang datang pemain saksofon Takahiro Miyazaki dengan pendekatan jazz fusion dan improvisasi modern.
Dari Hungaria, grup Jazzbois bakal membawa eksplorasi jazz elektronik dan groove modern. Sementara Singapura dan Malaysia bakal diwakili oleh Andrea Cui dan Julian Chan nan menghadirkan perspektif urban jazz Asia Tenggara.
Festival nan digelar Summarecon Mall Bandung ini juga menampilkan sejumlah kerjasama spesial, seperti Syaharani berbareng Bandung Jazz Orchestra, Saung Angklung Udjo x Barry Likumahuwa, Erwin Gutawa Tribute to January Christy, hingga Krakatau Reunion.
Menurut Indra, kerjasama menjadi salah satu kekuatan utama jazz lantaran aliran tersebut sangat terbuka terhadap beragam pengaruh musik.
"Jazz adalah musik nan sangat universal dan musisinya terbuka untuk bekerja-sama dengan beragam lintas musik. Hal inilah nan membikin jazz terus berevolusi dan melahirkan banyak subgenre baru nan tetap relevan dengan perkembangan zaman," ujarnya.
Kehadiran nama-nama seperti Dewa 19, Maliq & D'Essentials, Barry Likumahuwa, Andre Dinuth, Bandung Jazz Orchestra, hingga Krakatau Reunion juga menunjukkan gimana jazz semakin dekat dengan budaya terkenal dan generasi muda sekaligus mempertegas semangat inklusif pagelaran dalam menghadirkan pertemuan beragam warna musik dan generasi dalam satu panggung.
Untuk penampilannya di Gedebage Jazz Festival International 2026, Indra memastikan Sydney Reunion bakal membawakan lagu-lagu dari album mereka. Ia juga menjanjikan sejumlah kejutan unik bagi para penonton.
"Kami tentu bakal membawakan lagu-lagu dari album Sydney Reunion. Namun, kami juga telah menyiapkan beberapa kejutan unik untuk penonton. Jadi, pastikan datang dan menjadi bagian dari pengalaman spesial kami di Gedebage Jazz Festival International 2026," tutupnya.
Gedebage Jazz Festival International bakal digelar di Summarecon Mall Bandung pada 25 - 28 Juni mendatang.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·