Ilustrasi(Dok spesial )
INDONESIA menjadi salah satu pasar utama DHL Express di area Asia Pasifik nan terus menunjukkan pertumbuhan seiring meningkatnya aktivitas perdagangan dan semakin kuatnya konektivitas dengan pasar global.
Dalam jaringan DHL Express Asia Pasifik, posisi Indonesia tidak hanya sebagai pusat pengedaran regional, tetapi juga mempunyai peran krusial dalam mendukung perdagangan internasional dan konektivitas upaya lintas batas.
Perkembangan tersebut tercermin dari meningkatnya skala dan kompleksitas kebutuhan logistik di Indonesia. Menurut Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia Ahmad Mohamad, terjadi perubahan pola pengiriman dari sebelumnya didominasi pengiriman skala mini menjadi volume nan semakin besar.
“Kita memandang pergeseran nan jelas. Dari pengiriman skala mini ke volume besar. Ini menunjukkan bahwa upaya Indonesia tidak hanya masuk ke pasar global, tetapi mulai berkembang di dalamnya,” kata Ahmad Mohamad dalam keterangannya.
Menurutnya, pertumbuhan tersebut sekaligus menunjukkan pelaku upaya memerlukan solusi logistik nan bisa mengikuti perkembangan skala bisnis. Keterbatasan akses terhadap jasa logistik nan elastis dan dapat diandalkan tetap menjadi salah satu tantangan dalam menghadapi persaingan global.
“Keunggulan tidak lagi soal siapa nan memulai lebih dulu, tetapi siapa nan bisa berkembang lebih sigap dan konsisten. Keandalan menjadi pembeda,” jelas Ahmad.
Ia menambahkan, kebutuhan terhadap solusi logistik nan elastis dan sesuai dengan karakter upaya semakin meningkat, khususnya untuk pengiriman dalam skala besar. Kondisi tersebut menunjukkan semakin besarnya kesiapan pelaku upaya Indonesia untuk memperluas pasar ke tingkat global.
“Kebutuhan terhadap pengiriman kargo berat terus meningkat seiring ekspansi upaya ke pasar global. Hal ini mencerminkan kesiapan pelaku upaya Indonesia untuk bersaing di level nan lebih tinggi,” tambahnya.
Berdasarkan DHL Trade Atlas 2025, Indonesia diperkirakan masuk dalam 30 negara teratas di bumi dalam pertumbuhan perdagangan berasas kecepatan dan skala dalam lima tahun mendatang
Seiring dengan meningkatnya kebutuhan pelanggan, DHL Express terus memperkuat jaringan dan keahlian operasionalnya di Indonesia melalui peningkatan fasilitas, penguatan konektivitas, serta pengembangan kualitas layanan.
Saat ini, DHL Express Indonesia mempunyai 25 akomodasi operasional dan tujuh gateway serta melayani lebih dari 70 penerbangan per hari. Infrastruktur tersebut menjadi bagian dari jaringan DHL Express dalam mendukung kebutuhan pengiriman internasional dari dan menuju Indonesia.
DHL Express secara berkala mengevaluasi kebutuhan jaringan dan kapabilitas operasional untuk memastikan jasa dapat terus berkembang sejalan dengan kebutuhan pengguna dan perubahan dinamika perdagangan. Berbagai wilayah di Indonesia saat ini menunjukkan pertumbuhan aktivitas bisnis, manufaktur, perdagangan, dan e-commerce.
Fokus perusahaan memastikan jaringan nan ada bisa menyediakan konektivitas, kapasitas, dan kualitas jasa nan dibutuhkan pengguna di seluruh Indonesia.
Upaya tersebut antara lain dilakukan melalui pengembangan prasarana dan peningkatan jaringan. Salah satunya adalah ekspansi Jakarta Gateway DHL Express Indonesia untuk meningkatkan kapabilitas pemrosesan dan efisiensi operasional. DHL Express juga meresmikan peningkatan akomodasi Surabaya Gateway pada Desember 2025 untuk memperkuat konektivitas di Jawa Timur dan wilayah sekitarnya.
Selain itu, perusahaan terus meningkatkan service point dan akomodasi operasional di beragam wilayah Indonesia guna menyesuaikan jasa dengan kebutuhan pengiriman pengguna nan terus berkembang.
Dari sisi sektor usaha, pertumbuhan pengiriman internasional dari Indonesia didorong oleh kombinasi sejumlah industri nan berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Sektor manufaktur tetap menjadi salah satu penggerak utama perdagangan internasional Indonesia, terutama industri nan memerlukan konektivitas global, kecepatan, dan keandalan pengiriman.
Ke depan, DHL Express bakal terus menyesuaikan pengembangan jaringan dengan kebutuhan pengguna dan perkembangan pasar. Langkah tersebut ditujukan untuk memastikan pelaku upaya di Indonesia, baik perusahaan besar maupun UKM, mempunyai akses terhadap konektivitas internasional nan andal dan jasa logistik berkualitas. (E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·