Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian mengungkapkan pemerintah terus memperkuat kerja sama bilateral dengan Irlandia, di mana perihal ini dilakukan untuk membidik pasar digital.
Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian Edi Prio Pambudi mengatakan potensi pasar digital dari Irlandia bisa mencapai 300 miliar euro, sehingga perihal ini dapat dimanfaatkan oleh Indonesia.
"Irlandia kan menjadi salah satu eksportir digital terbesar di dunia, apalagi ke Amerika Serikat (AS). Mereka sudah mengekspor digital mencapai 300 miliar euro," kata Edi saat ditemui wartawan di kantornya, Jumat (4/9/2026).
Hal ini bisa dimanfaatkan oleh Indonesia, mengingat jika mau Indonesia membentuk pasar global, butuh waktu nan sangat lama.
"Kalo kelak kita membikin suatu komponen nan penting, kita bisa melalui pasar dunia Irlandia, lantaran kita untuk membikin pasar dunia global sendiri juga butuh waktu," terangnya.
Terkait dengan potensi investasi langsung (direct investment) digital Irlandia ke Indonesia, pihaknya mengatakan potensi pasti ada, mengingat keduanya sudah berkomitmen untuk saling bekerja sama.
"Mereka bakal direct invesment? Pasti ada, lantaran itu salah satu corak komitmen ya dari dua sisi, kita manfaatkan sana dan mereka juga," ujarnya.
Namun, pihaknya meminta untuk tidak memandang kondisi sekarang, tetapi memandang potensi nan bakal ada ke depannya.
"Jadi jangan dilihat dari sizenya sekarang, lihat potensinya nan lebih besar" ungkapnya.
(chd/haa)
[Gambas:Video CNBC]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·