India Hapus Formulir Kertas, Turis Kini Wajib Pakai e-Arrival Card

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Ilustrasi Bandara Amritsar di India. Foto: Shutterstock

India resmi menggantikan blangko kehadiran berbasis kertas dengan sistem baru berjulukan digital e-Arrival card. Kebijakan ini bertindak wajib bagi penduduk negara asing, serta pemegang kartu Overseas Citizens of India (OCI), sejak 1 April 2026 lalu.

Dilansir Travel and Leisure, para turis diwajibkan mengisi blangko digital tersebut paling lambat 72 jam sebelum tiba di India. Meski sistem ini telah diperkenalkan sejak Oktober 2025, sebelumnya blangko bentuk dan digital tetap digunakan berbarengan untuk memastikan masa transisi melangkah lancar.

Taj Mahal, India. Foto: turtix/Shutterstock

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah India untuk mempercepat proses imigrasi. Perlu dicatat, digital e-Arrival card bukanlah visa, melainkan perangkat untuk pengumpulan info dan keamanan.

Formulir ini hanya wajib diisi oleh penduduk negara asing dan pemegang OCI, sementara penduduk negara India tidak perlu mengisinya. Inisiatif digital nan dikembangkan oleh Bureau of Immigration ini bermaksud untuk mencatat beragam info penting, seperti perincian kedatangan, tujuan perjalanan, serta info masa tinggal.

Cara Mengisi E-Arrival Card India

Adapun info nan perlu diisi adalah sebagai berikut:

  • Nama lengkap

  • Kewarganegaraan

  • Nomor paspor beserta tanggal publikasi dan masa berlaku

  • Nomor telepon

  • Alamat email

  • Detail penerbangan

  • Tujuan kunjungan

Cara Mengisi E-Arrival Card India

Pengisian digital e-Arrival card dapat dilakukan melalui tiga cara, yakni:

  • Melalui situs resmi Bureau of Immigration

  • Portal Indian Visa Online

  • Aplikasi Su-Swagatam

Setelah blangko sukses dikirim, pelancong bakal menerima kode QR nan nantinya cukup ditunjukkan saat proses imigrasi. Kode tersebut bakal dipindai oleh petugas, sehingga proses pemeriksaan menjadi lebih sigap dan praktis.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan