Impor Beras Khusus dari AS, Menko Pangan Tegaskan Bukan untuk Konsumsi Harian

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Feby Novalius , Jurnalis-Selasa, 03 Maret 2026 |08:19 WIB

Impor Beras Khusus dari AS, Menko Pangan Tegaskan Bukan untuk Konsumsi Harian

Beras nan bakal diimpor dari AS merupakan jenis khusus. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah memberikan penjelasan lebih rinci mengenai rencana impor beras dari Amerika Serikat (AS). Beras nan bakal diimpor merupakan jenis khusus, seperti beras Jepang, nan bukan untuk konsumsi harian masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut impor tersebut hanya sebesar 1.000 ton dan menjadi bagian dari skema kerja sama jual beli timbal kembali antara Indonesia dan Amerika Serikat dalam kerangka Agreement of Reciprocal Trade (ART).

"Oh, nan beras itu mengenai beras khusus," kata Zulhas, Selasa (3/3/2026).

Ia menegaskan beras nan dimaksud bukan beras biasa nan dikonsumsi masyarakat sehari-hari, melainkan beras dengan spesifikasi tertentu nan menyasar segmen khusus.

"Seperti beras Jepang, itu disebut beras khusus. Ada juga beras untuk penderita diabetes. nan jelas, ini bukan beras untuk makanan pokok kita," ujarnya.

Menurutnya, praktik impor beras unik bukan perihal baru. Indonesia juga mempunyai perjanjian serupa dengan Jepang, terutama untuk kebutuhan restoran Jepang nan memerlukan jenis beras tertentu nan tidak diproduksi secara massal di dalam negeri.

Saat ditanya kenapa tidak diproduksi di dalam negeri, Zulhas mengakui aspek nilai menjadi pertimbangan utama.

"Mahal, bisa lebih dari Rp100 ribu per kilogram. Siapa nan mau beli? Biasanya nan beli konsumen restoran Jepang," katanya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com