, AMBON, – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi (Kanwil Ditjen) Maluku menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan keimigrasian nan bersih, profesional, dan berintegritas. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk memperkuat kembali kepercayaan publik terhadap lembaga keimigrasian.
Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Maluku, Doni Alfisyahrin, di Ambon, Rabu, menyatakan bahwa komitmen tersebut merupakan tindak lanjut langsung dari pengarahan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko. Dirjen Imigrasi meminta seluruh jejeran untuk konsentrasi pada peningkatan keahlian pelayanan dan penguatan integritas.
"Kami meminta seluruh jejeran dan pegawai di Maluku untuk tidak menunda penerapan pengarahan Bapak Dirjen. Kita kudu satu bunyi dan satu tindakan, ialah konsentrasi pada sasaran kinerja, meninggalkan budaya kerja lama nan tidak produktif, serta mengawal proses perubahan ini dengan penuh tanggung jawab," tegas Doni.
Pembenahan Internal dan Profesionalisme
Menurut Doni, upaya pembenahan internal kudu diwujudkan secara nyata melalui peningkatan kualitas jasa nan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Untuk itu, seluruh pegawai di lingkungan Imigrasi Maluku diminta untuk senantiasa menjaga profesionalisme dan integritas dalam setiap penyelenggaraan tugas.
Ia menegaskan bahwa pelayanan publik nan bersih merupakan kunci utama untuk membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemerintah, khususnya di bagian keimigrasian. "Zaman sudah berubah, masyarakat meletakkan angan besar kepada kita. Mari kita kembalikan kepercayaan publik dengan membuktikan bahwa jejeran Imigrasi Maluku bisa bekerja secara profesional, transparan, dan menjaga integritas demi kemajuan institusi," ujarnya.
Arahan Langsung Dirjen Imigrasi
Sebelumnya, dalam sebuah pengarahan virtual kepada para ketua tinggi pratama, kepala instansi wilayah, dan kepala instansi imigrasi di seluruh Indonesia, Dirjen Hendarsam Marantoko menekankan pentingnya penguatan integritas dan profesionalisme di tengah dinamika nan dihadapi institusi. Ia meminta seluruh insan imigrasi tetap konsentrasi menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sembari menghormati setiap proses norma nan melangkah sesuai ketentuan.
"Fokus pada keahlian dan sasaran kita. Biarkan proses norma berjalan, jejeran kudu tetap bekerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Hendarsam. Ia juga menginstruksikan pembenahan internal secara menyeluruh untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, sekaligus menghapus praktik serta budaya kerja nan tidak produktif dan berpotensi mencederai nama baik institusi.
Direktorat Jenderal Imigrasi terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia nan kompeten dan berintegritas sebagai fondasi pelayanan keimigrasian nan modern dan terpercaya. Jajaran Imigrasi Maluku menyatakan siap mendukung langkah tersebut melalui penguatan budaya kerja nan berorientasi pada pelayanan publik, sehingga masyarakat dapat memperoleh jasa nan cepat, transparan, dan bebas dari praktik nan merugikan.
Dengan komitmen ini, Imigrasi Maluku berambisi dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keimigrasian di daerah.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·