Ilmuwan Temukan ‘T. rex Laut’, Mosasaurus Raksasa 13 Meter yang Kejam

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Ilmuwan Temukan ‘T. rex Laut’, Mosasaurus Raksasa 13 Meter nan Kejam Rekonstruksi Tylosaurus rex di perairan pedalaman barat Amerika Utara.(Alderon Games, Path of Titans.)

SPESIES baru mosasaurus raksasa berjulukan Tylosaurus rex nan pernah mendominasi lautan sekitar 80 juta tahun lampau pada masa Kapur Akhir sukses ditemukan oleh para mahir paleontologi di Texas, Amerika Serikat.

Hewan prasejarah nan mempunyai panjang mencapai 13,2 meter ini mempunyai rahang nan sangat kuat dan gigi bergerigi tajam. Menariknya, para intelektual memberikan nama untuk predator puncak ini nan secara kebetulan mempunyai singkatan nan sama dengan dinosaurus darat paling terkenal di dunia, T. rex. 

Meskipun sering kali dibanding-bandingkan dengan dinosaurus, mosasaurus sebenarnya merupakan reptil laut raksasa nan lebih dekat kekerabatannya dengan biawak modern dan ular.

Penelitian nan dipimpin oleh Paleontolog Dr. Amelia Zietlow ini diawali ketika dia menyadari adanya kesalahan identifikasi pada salah satu fosil koleksi museum nan sebelumnya dikira sebagai jenis Tylosaurus proriger.

Setelah membandingkan anatomi dari sekitar 300 spesimen mosasaurus dan kadal modern, dia berbareng timnya menemukan bahwa fosil-fosil raksasa asal Texas ini mempunyai karakter nan sangat berbeda. 

Selain ukurannya nan jauh lebih masif daripada Tylosaurus proriger nan rata-rata hanya sepanjang 9 meter, Tylosaurus rex mempunyai penyesuaian otot leher serta rahang nan jauh lebih kuat untuk gigitan nan mematikan, serta usia nan 4 juta tahun lebih muda.

Memiliki Karakteristik Agresif

Keberadaan Tylosaurus rex sebagai penguasa samudra didukung oleh bukti-bukti fosil nan menunjukkan tingkat agresivitas nan sangat tinggi, apalagi terhadap sesama spesiesnya sendiri. Salah satu buktinya dapat dilihat pada spesimen fosil nan dipajang di Perot Museum nan mempunyai jejak luka fatal akibat perkelahian sadis di masa purba.

Mengenai penamaan unik ini, Dr. Amelia Zietlow menjelaskan bahwa perihal tersebut didasari pada karakteristiknya. 

"Jika ada hewan nan layak mendapatkannya, hewan inilah orangnya. Setengah dari karakteristiknya berpusat pada kepemilikan rahang dan gigitan nan lebih besar," ujar Dr. Amelia Zietlow.

Sifat mengerikan dan bukti kekerasan bentuk dari monster laut ini juga dijelaskan oleh rekan penulis studi tersebut, Dr. Ron Tykoski, nan merupakan kurator paleontologi vertebrata di Perot Museum. 

"Selain berukuran besar, kira-kira dua kali panjang hiu putih besar terbesar, Tylosaurus rex tampaknya merupakan hewan nan jauh lebih sadis daripada mosasaur lainnya," kata Dr. Ron Tykoski. 

Ia menjelaskan lebih lanjut mengenai temuan bentrok berdarah antar sesama monster tersebut. "Melalui studi dan pemeriksaan kami terhadap fosil-fosil nan terawat baik nan dikumpulkan di seluruh wilayah Texas utara, kami mempunyai bukti kekerasan dalam jenis ini hingga tingkat nan belum pernah terlihat sebelumnya pada spesimen Tylosaurus lainnya."

Penelitian tersebut diterbitkan di Bulletin of the American Museum of Natural History. (National Geographic, Sci.news/P-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia