IHSG Turun 1,43 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp 11.446 Triliun

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Pengunjung melintas di depan layar nan menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (4/3/2026). Foto: Asprilla Dwi Adha/ANTARA FOTO

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan keahlian Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan dari 7 hingga 11 September 2026. Pada periode itu, IHSG ditutup terkoreksi 1,43 persen pada level 6.541,377, dari posisi 6.636,475 pada pekan sebelumnya.

Sekretaris Perusahaan BEI, Elsierra Putri Yosita, mengungkapkan kapitalisasi pasar BEI turut menurun 1,32 persen menjadi Rp 11.446 triliun, dari Rp 11.599 triliun pada pekan lalu.

“Di sisi lain, rata-rata nilai transaksi harian juga mengalami perubahan ialah sebesar 14,88 persen menjadi Rp 16,36 triliun dari Rp 19,22 triliun pada pekan sebelumnya,” kata Elsierra melalui keterangannya, dikutip pada Sabtu (12/9).

Selain itu, rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini turut mengalami penurunan sebesar 26,34 persen menjadi 36,09 miliar lembar saham, dari 48,99 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.

Elsierra melanjutkan, rata-rata gelombang transaksi harian juga turun sebesar 7,07 persen menjadi 2,22 juta kali transaksi dari 2,39 juta kali transaksi pada pekan lalu.

“Adapun penanammodal asing hari ini mencatatkan nilai jual bersih Rp 690,19 triliun dan sepanjang tahun 2026 penanammodal asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 71,415 triliun,” ujar Elsierra.

Sebanyak 45 Perusahaan Tercatat telah berperan-serta dalam Public Expose Live 2026 nan digelar secara virtual pada 7-11 September 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan 49 tahun diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia.

Public Expose Live 2026 diselenggarakan oleh Self-Regulatory Organization (SRO) nan terdiri dari Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dengan support Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Elsierra mengatakan aktivitas tahunan ini menjadi sarana bagi penanammodal dan masyarakat untuk memperoleh info secara langsung dari manajemen Perusahaan Tercatat mengenai kinerja, strategi, serta prospek upaya masing-masing.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan