Tangguh Yudha
, Jurnalis-Jum'at, 16 Oktober 2026 |13:00 WIB

IHSG Sesi I Anjlok 10,7 Persen ke 5.233 Usai Pengumuman MSCI (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup makin ambruk penutupan perdagangan sesi pertama, Jumat (16/10/2026). IHSG melemah 10,76 persen alias 630,78 poin ke ke level 5.233.
Pada sesi pembukaan pagi tadi IHSG juga dibuka di area merah. IHSG ambruk 8,01 persen di level 5.393 hingga BEI memberlakukan trading halt usai pengumuman MSCI nan berpotensi menurunkan status pasar modal Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.
Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level tertinggi di 5.404 dan terendah di 5.193. Hingga saat ini, volume transaksi mencapai 37,9 miliar lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp17,3 triliun.
Adapun gelombang perdagangan tercatat sebanyak 1,3 juta kali transaksi. Sementara kapitalisasi pasar tercatat berada di kisaran Rp9,3 triliun.
Dari keseluruhan saham nan diperdagangkan, sebanyak 15 saham menguat. Kemudian 809 emiten melemah, dan 139 saham lainnya stagnan.
Dari sisi tiga besar top gainers, Bank of India Indonesia (BSWD) memimpin setelah melonjak 25,00 persen. Posisi berikutnya ditempati Asuransi Bina Dana Arta (ABDA) nan naik 24,93 persen, serta Bank Guna Timur Raya (TRUK) nan menguat 24,81 persen.
Di sisi lain, tiga saham top losers dipimpin VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR) nan turun 15,00 persen. Disusul Super Bank Indonesia (SUPA) melemah 15,00 persen, serta Wilton Makmur Indonesia (SQMA) nan turun 15,00 persen.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·