
IHSG Sesi I Anjlok 1,4 Persen ke 6.807, Rupiah Terkapar Rp17.500 per Dolar AS (Foto: Okezone)
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup ambruk 98,49 poin alias 1,43 persen ke level 6.807,13 pada perdagangan sesi I. IHSG ambruk seiring dengan pelemahan nilai tukar Rupiah nan menembus level Rp17.513 per dolar AS.
Pada penutupan perdagangan sesi I, Jakarta, Selasa (12/5/2026), nilai transaksi mencapai Rp7,51 triliun dengan volume 18,90 miliar lembar dan gelombang 1,49 juta kali.
IHSG ambruk dipicu kejatuhan seluruh sektor saham, seperti sektor industri melemah 3,44%, sektor infrasturktur turun 2,89%, consumer non primer turun 1,51%, sektor teknoligi turun 1,51%, dan consumer primer turun 1,22%. Namun saham sektor transportasi naik 2,73%.
Sementara, nilai tukar Rupiah bergerak melemah ke level Rp17.500 per USD. Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi memprediksi tekanan terhadap mata duit Garuda tetap bakal bersambung dalam waktu dekat.
Ibrahim menilai pelemahan signifikan ini dipicu oleh kombinasi sentimen negatif, baik dari kancah geopolitik dunia maupun kondisi esensial ekonomi domestik nan tengah menghadapi tantangan besar.
"Hari ini Rupiah terus mengalami pelemahan. Ya, sudah menyentuh di level Rp17.500 nan kemungkinan besar bakal kembali menuju di Rp17.550-an. Angka Rp17.550 kemungkinan besar bakal tercapai dalam minggu ini," ujar Ibrahim dalam keterangannya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin finance lainnya
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·