IHSG Pekan Ini Merosot 7,89ri 8.235 ke 7.585

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Anggie Ariesta , Jurnalis-Sabtu, 07 Maret 2026 |08:36 WIB

IHSG Pekan Ini Merosot 7,89�ri 8.235 ke 7.585

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan tajam pekan ini. (Foto: Okezone.com/Arif Julianto)

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan tajam pekan ini, dengan penurunan sebesar 7,89%. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat bahwa periode perdagangan 2–6 Maret 2026 berada sepenuhnya di area negatif.

Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, mengatakan indeks sekarang berada di level 7.500-an setelah sebelumnya sempat memperkuat di level psikologis 8.200.

"Perubahan terjadi pada pergerakan IHSG selama sepekan sebesar 7,89%, sehingga ditutup pada level 7.585,687, dari posisi 8.235,485 pada pekan lalu," ujar Kautsar dalam keterangan resminya, Sabtu (7/3/2026).

Sejalan dengan melemahnya IHSG, kapitalisasi pasar bursa juga terkoreksi sebesar 7,85 persen, dari Rp14.787 triliun menjadi Rp13.627 triliun. Penurunan ini diikuti oleh melambatnya seluruh parameter rata-rata transaksi harian di bursa.

Rata-rata nilai transaksi harian turun 16,64 persen menjadi Rp24,97 triliun. Selanjutnya, rata-rata volume transaksi harian turun 17 persen menjadi 42,34 miliar lembar saham. Kemudian, rata-rata gelombang transaksi harian turun 7,33 persen menjadi 2,73 juta kali transaksi.

Sentimen jual juga datang dari penanammodal asing nan mencatatkan nilai jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp263 miliar pada Jumat (6/3). Secara akumulatif sepanjang tahun 2026, nilai jual bersih penanammodal asing telah mencapai Rp7,29 triliun.

Meski pasar saham condong lesu, pasar surat utang tetap menunjukkan gairah. Pada Rabu (4/3), BEI mencatat tiga emisi obligasi baru dari sektor pembiayaan, investasi, dan daya dengan total nilai mencapai Rp3 triliun.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com