Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi terkoreksi pada Rabu (29/7). IHSG berhujung di area merah dengan ditutup melemah 55,195 poin alias 0,89 persen ke 6.130,588 pada penutupan perdagangan Selasa (28/7).
Analis Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG tetap berpotensi melanjutkan pelemahan pada Rabu (29/7). Secara teknikal, Phintraco Sekuritas menyatakan pelemahan tersebut tercermin dari histogram Moving Average Convergence Divergence (MACD) nan terus menyempit serta parameter Stochastic Relative Strength Index (RSI) nan melemah di area pivot.
“Sehingga diperkirakan IHSG bakal menguji level 6.050-6.100 pada perdagangan Rabu,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, dikutip Rabu (29/7).
Phintraco Sekuritas melanjutkan, salah satu aspek pendorong adalah rupiah nan kembali ditutup melemah 0,41 persen pada level Rp 18.083 per dolar AS, di pasar spot, mendekati level terendah sepanjang masa di level Rp 18.190 per dolar AS.
“Investor juga tetap bersikap wait and see di tengah meningkatnya ketidakpastian mengenai penunjukkan Gubernur Bank Indonesia definitif berikutnya nan dinilai dapat berpengaruh terhadap kebijakan bank sentral ke depannya,” jelas Phintraco.
Kemudian dari sisi eksternal, Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR) nan mengindikasikan potensi tarif impor tambahan terhadap sejumlah negara di Asia, termasuk China, Vietnam, dan Korea Selatan pada Senin (27/7).
Penyelidikan USTR mengenai dugaan kelebihan kapabilitas produksi dan praktik dumping manufaktur tersebut dinilai patut dicermati, mengingat Indonesia sebelumnya juga telah dikenakan tarif tambahan sebesar 10 persen oleh AS.
“Sementara itu penanammodal bakal menantikan hasil pertemuan the Fed nan diperkirakan tetap bakal mempertahankan suku kembang acuan,” lanjut Phintraco.
Phintraco Sekuritas pun merekomendasikan saham UNVR, BFIN, GGRM, ELSA, dan WIIM untuk diperhatikan sepanjang hari ini.
Kemudian, analis MNC Sekuritas menilai penurunan IHSG pada Selasa (28/7) tetap didominasi oleh tekanan jual, meskipun volumenya mengecil.
Analis MNC Sekuritas menyatakan dalam jangka pendek, pergerakan IHSG condong sideways dan tetap berada pada rentang MA20 dan MA60, sehingga saat ini IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave (c) dari wave [iv].
“Cermati area 6,074-6,107 sebagai area koreksinya. Adapun kami perkirakan, area penguatan terdekatnya berada di 6,262-6,299,” tulis MNC Sekuritas dalam risetnya.
Adapun analis MNC Sekuritas merekomendasikan saham ADMR, DSNG, ICBP, dan TPIA untuk diperhatikan sepanjang Rabu (29/7).
—
Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan rayuan untuk membeli, menahan, alias menjual produk investasi tertentu
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·