Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak melemah pada level 7.000-7.250 pada pembukaan perdagangan Selasa (28/4).
Sebelumnya, pada Senin (27/4), IHSG ditutup melemah 22,97 poin alias 0,32 persen ke level 7.106,52.
“Secara teknikal, MACD IHSG sudah membentuk Death Cross dan Stochastic RSI berada di area pivot menuju arah oversold. Diperkirakan IHSG bakal bergerak sideways pada kisaran 7.000-7.250,” kata analis Phintraco Sekuritas, dalam keterangannya, Selasa (28/4).
Menurut analis Phintraco, sentimen positif datang dari pernyataan Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, nan mengatakan bakal memberikan insentif terhadap pasar modal Indonesia, jika program 8 tindakan reformasi pasar modal nan dilakukan otoritas bursa melangkah dengan baik.
Di sisi lain, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berambisi insentif bisa diberikan dalam corak stimulus fiskal.
Sementara itu, info investasi asing langsung (FDI) ke Indonesia, di luar sektor finansial dan migas, tumbuh 8,5 persen year on year (yoy) Rp 250 triliun pada kuartal I 2026 juga menjadi sentimen positif.
“Kenaikan ini menandai pertumbuhan dua kuartal berturut-turut, setelah meningkat 4.3% yoy di 4Q25. Arus masuk investasi terbesar terutama berasal dari sektor industri logam dasar (USD 3,7 miliar),” lanjut analis Phintraco.
Saham-saham nan dapat direkomendasikan Phintraco Sekuritas pada Selasa (28/4) meliputi AMMN, AADI, MEDC, ARCI, dan GGRM.
Sedangkan menurut MNC Sekuritas, IHSG pada Selasa (28/4) diproyeksi melemah pada level 7.022-7.092
“IHSG rawan bergerak terkoreksi dengan area koreksi terdekat diperkirakan bakal menguji 7.022-7.092 sekaligus menutup area gap-nya,” tulis MNC Sekuritas, Selasa (28/4).
Saham-saham nan direkomendasikan MNC Sekuritas pada Selasa (28/4) meliputi ARCI, MIDI, MINA, dan TINS.
Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan rayuan untuk membeli, menahan, alias menjual suatu produk investasi tertentu.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·