IHSG Dinilai Bergerak Terbatas, Investor Tunggu Penunjukan Gubernur Definitif BI

Sedang Trending 54 menit yang lalu
Pekerja melangkah di dekat layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (21/5/2026). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak konsolidatif pada perdagangan Selasa (28/7). IHSG melanjutkan tren pelemahan pada penutupan 0,17 persen menjadi 6,185 pada perdagangan Senin (27/7).

Analis MNC Sekuritas memandang saat ini posisi pergerakan IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave (c) dari wave [iv]. Analis MNC Sekuritas kemudian menyarankan agar pelaku pasar mencermati 6,074-6,146 sebagai area koreksi IHSG hari ini.

“Adapun kami perkirakan, area penguatan terdekatnya berada di 6,262-6,299,” tulis analis MNC Sekuritas dalam risetnya, Selasa (28/7).

Analis MNC Sekuritas kemudian merekomendasikan saham HRTA, INDY, PGEO, dan WIFI untuk diperhatikan sepanjang perdagangan Selasa (28/7).

Secara teknikal, analis Phintraco Sekuritas memandang histogram MACD kembali menyempit dan Stochastic RSI melanjutkan pelemahan di area pivot. Meski demikian, IHSG tetap memperkuat di atas level MA20 dan MA50.

“Sehingga diperkirakan IHSG bakal condong berkonsolidasi pada kisaran 6,080-6,250 pada perdagangan Selasa,” tulis analis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Selasa (28/7).

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo melangkah untuk mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (30/7/2025). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO

Kemudian secara fundamental, IHSG juga dipengaruhi oleh pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo nan mendadak dan sempat direspons negatif oleh pasar. Hal ini dikarenakan dalam jangka pendek meningkatkan ketidakpastian pasar imbas transisi kepemimpinan.

Terlebih transisi kepemimpinan bank sentral Indonesia nan juga merupakan personil Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) tersebut dilakukan di tengah depresiasi rupiah dan potensi tren kenaikan suku bunga.

Meski demikian, analis Phintraco Sekuritas juga mengakui penunjukan Destry Damayanti sebagai Plt Gubernur BI membikin pasar optimistis bakal komitmen BI dalam menjalankan tugasnya.

Investor kemudian bakal memusatkan perhatian pada penunjukan Gubernur Bank Indonesia (BI) definitif. Pelaku pasar berambisi proses transisi kepemimpinan BI melangkah mulus dan sosok nan ditunjuk bisa menjaga kredibilitas juga independensi bank sentral dalam merumuskan kebijakan moneter dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Sebaliknya, nilai tukar rupiah bakal tertekan, meningkatkan volatilitas pasar obligasi pemerintah, serta menjadi sentimen negatif bagi saham-saham perbankan, andaikan terjadi perubahan signifikan pada arah kebijakan moneter alias muncul kekhawatiran terhadap independensi BI.

“Sementara itu penanammodal juga bakal mencermati perubahan konstituen indeks LQ45, IDX30, IDX80 dan Kompas 100 nan mulai bertindak pada 3 Agustus-30 Oktober 2026,” jelas analis Phintraco Sekuritas.

Analis Phintraco Sekuritas kemudian merekomendasikan saham PGAS, INKP, TLKM, MDKA dan ASII untuk diperhatikan sepanjang perdagangan Selasa (28/7).

##########

Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan rayuan untuk membeli, menahan, alias menjual suatu produk investasi tertentu.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan