Usia 20-an menjadi waktu nan tepat untuk mencoba beragam macam perihal baru. Di tengah rutinitas kerja, kuliah, alias aktivitas sehari-hari nan padat, punya aktivitas positif di waktu senggang menjadi salah satu langkah untuk menjaga work-life balance agar hidup nggak monoton.
Dikutip dari laman Verywell Mind, punya kegemaran nan berfaedah di usia 20-an dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri, memperluas relasi, sekaligus melatih konsistensi. Bahkan, beberapa kegemaran juga bisa membuka kesempatan baru nan berfaedah untuk masa depan pekerjaan maupun kehidupan pribadi.
Nah, jika Anda tetap bingung mau mulai menekuni kegemaran apa, nggak perlu khawatir. Yuk, kepoin buahpikiran kegemaran produktif ala kawan kumparanWOMAN di bawah ini!
Ide Hobi Bermanfaat untuk Usia 20-an
Sejumlah kawan kumparanWOMAN spill inspirasi kegemaran nan bisa Anda coba agar hari-hari terasa lebih seru dan produktif. Apa saja?
1. Baking
Baking jadi salah satu pilihan hobi nan bisa Anda tekuni, lho. kawan kumparan Silvana (20) mengaku sangat suka dengan aktivitas ini lantaran sejak mini memang sudah terbiasa bermain masak-masakan.
Meski begitu, saat dewasa dia merasa memasak makanan berat cukup ribet untuk dilakukan sehari-hari. Karena itu, Silvana jadi lebih tertarik menekuni baking. “Kalo untuk masak makanan berat repot, jalan pintasnya ya baking,” tuturnya.
Selain bisa menikmati dessert enak buatan sendiri, baking juga punya faedah baik untuk kesehatan emosional, lho. Kegiatan membikin kue dengan tujuan untuk mengurangi stres dikenal dengan istilah baking therapy.
Dalam penelitian nan dimuat di The Journal of Positive Psychology, dijelaskan bahwa aktivitas imajinatif seperti memasak dan membikin kue dapat membantu seseorang merasa lebih rileks, tenang, dan senang saat menjalani kesehariannya.
2. Baca Buku
Bagi sebagian orang, membaca kitab nampaknya jadi kegemaran nan memang wajib masuk ke dalam rutinitas sehari-hari. Salah satu kawan kumparan nan mengaku sangat suka membaca adalah Siska (19).
Baca kitab sebenarnya bukan kegemaran baru untuk Siska. Sejak dulu, dia memang sudah tertarik membaca beragam jenis buku, hanya saja sempat kehilangan semangat untuk melanjutkan kebiasaan tersebut.
“Dulu pernah suka baca, tapi lenyap gitu rasa mau bacanya, nah sekarang lagi coba ngebangkitin lagi,” tuturnya. Adapun kitab terakhir nan baru saja dia selesaikan adalah The Power of Habit karya Charles Duhigg.
Motivasi Siska untuk kembali giat membaca muncul setelah mengetahui bahwa membaca termasuk aktivitas positif nan baik untuk kesehatan otak. "Kenapa saya lakuin ini? Katanya jika mau jadi orang nan gak pelupa itu usahain membaca terus," ucapnya.
Seperti dijelaskan dalam laman The Best Brain Possible, membaca secara rutin dapat membantu menjaga daya ingat, melatih kegunaan otak, hingga menurunkan akibat penurunan keahlian kognitif seiring bertambahnya usia.
Selain itu, kebiasaan membaca juga membikin otak tetap aktif dan terlatih untuk fokus. Bahkan, beberapa penelitian menemukan bahwa kebiasaan membaca dapat membantu memperlambat penurunan memori dan menjaga keahlian berpikir tetap optimal dalam jangka panjang.
Temukan beragam cerita spesial dari ribuan wanita dahsyat lainnya, gabung organisasi kawan kumparanWOMAN di kum.pr/tkwoman1
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·