HUT Ke-499 Jakarta Jadi Pesta Warga, Kado Pemprov DKI Disambut Meriah

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Perayaan HUT ke-499 Jakarta tidak berakhir pada peresmian sejumlah prasarana baru. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menghadirkan beragam bingkisan nan dapat dinikmati warga, mulai dari akses cuma-cuma ke lokasi wisata dan akomodasi olahraga, tarif unik Rp1 untuk Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta, hingga pesta rakyat di Bundaran HI.

Malam puncak berjudul Menuju 5 Abad Jakarta digelar di area Bundaran HI, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026). Sejumlah musisi tampil menghibur warga, disertai pagelaran cahaya, video mapping, flying LED, instalasi seni ramah lingkungan, dan peluncuran logo menuju lima abad Jakarta.

Sore itu, Bundaran HI perlahan berubah menjadi ruang pesta bersama. Sejak pukul 16.00 WIB, penduduk datang berbareng keluarga, pasangan, teman, dan komunitas. Sebagian duduk di sekitar air mancur, sementara nan lain mencari posisi dekat panggung alias mengabadikan suasana dengan latar gedung-gedung di pusat Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Panggung, musik, dan kemeriahan bukan satu-satunya nan dicari. Bagi sebagian warga, seremoni ini menjadi kesempatan menikmati pusat kota dengan biaya terjangkau, terutama lantaran akses transportasi publik diberi tarif khusus.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan rangkaian seremoni disiapkan agar masyarakat tidak hanya menikmati hari jadi kota, tetapi juga merasakan faedah dari program-program pemerintah.

"Alhamdulillah seluruh rangkaian aktivitas berjalan dengan baik. Harapan kami, masyarakat dapat menikmati momentum seremoni ulang tahun Jakarta sekaligus merasakan faedah dari beragam program nan terus dihadirkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," ujar Pramono di Bundaran HI.

Ikut Larut dalam Perayaan

Ridwan Rinaldi (62), penduduk Cipayung, Jakarta Timur, awalnya tidak berencana mengikuti malam puncak. Ia hanya melintas di Bundaran HI dalam perjalanan menuju Masjid Istiqlal.

Namun, keramaian penduduk membikin langkahnya terhenti. Ia memilih singgah untuk memandang suasana dan menikmati pagelaran nan disiapkan.

Menurut Ridwan, intermezo terbuka dan kemudahan transportasi membikin seremoni dapat dijangkau lebih banyak orang. Warga tidak kudu membeli tiket untuk merasakan suasana ulang tahun kotanya.

"Dengan adanya HUT Jakarta ini kami sangat antusias menyaksikan parade maupun tontonan cuma-cuma nan bisa mengumpulkan penduduk Jakarta. Apalagi ada kemudahan transportasi, jadi masyarakat semakin antusias menikmati pentas seni maupun musik nan diadakan Pemprov DKI," ujar Ridwan kepada detikcom.

Baginya, aktivitas semacam ini juga membawa faedah bagi pedagang dan pelaku upaya di sekitar lokasi. Keramaian nan datang sejak sore membuka kesempatan bagi upaya makanan, minuman, dan kebutuhan visitor lainnya.

"Menurut saya sangat bagus. Ke depannya jika bisa dipertahankan alias apalagi ditambah lagi. Selain membikin masyarakat antusias, aktivitas seperti ini juga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat, terutama pelaku upaya dan kuliner," katanya.

Ridwan berambisi perjalanan Jakarta menuju usia lima abad tetap menempatkan kebutuhan penduduk sebagai perhatian utama.

"Semoga ke depannya Pemprov DKI semakin solid dan semakin semangat untuk menyejahterakan warganya," tuturnya.

Zahra (26), penduduk Cawang, Jakarta Timur, sengaja datang untuk menyaksikan penampilan para musisi. Bertepatan dengan masa libur sekolah, dia memandang malam puncak sebagai pilihan rekreasi nan dapat dinikmati berbareng keluarga.

"Bagus banget, jadi semua orang bisa merasakan semarak ulang tahun Jakarta. Bertepatan juga dengan libur anak sekolah, jadi bisa sekalian liburan," ujarnya.

Zahra juga penasaran dengan seremoni lima abad Jakarta pada 2027. Namun, di kembali angan bakal aktivitas nan lebih meriah, dia menginginkan perubahan nan lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari warga.

"Harapannya Jakarta bisa lebih tertata, enggak macet, enggak banjir, dan bisa terus jadi kota nan ramah buat warganya dengan menyediakan beragam fasilitas, terutama pendidikan dan kesehatan nan baik," tuturnya.

Logo Menuju 5 Abad Jakarta Diluncurkan

HUT Ke-499 JakartaFoto: Rahmat Khairurizqi

Puncak seremoni turut ditandai dengan peluncuran logo Menuju 5 Abad Jakarta oleh Pramono berbareng Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. Logo tersebut menjadi penanda dimulainya perjalanan menuju peringatan 500 tahun Jakarta pada 2027.

Dalam perbincangan berbareng masyarakat, Pramono berbincang tentang Jakarta nan mau dibangun bukan hanya sebagai kota dengan prasarana modern, tetapi juga tempat hidup nan memudahkan dan membahagiakan warganya.

"Saya mengharapkan penduduk Jakarta hidup nyaman, mudah, dan bahagia. Karena itu, kami terus meningkatkan jasa transportasi umum, memprioritaskan penyelesaian persoalan sampah, mengurangi banjir, serta mempercepat pembangunan prasarana nan terintegrasi," ujar Pramono.

Transportasi menjadi salah satu jasa nan ditonjolkan selama rangkaian HUT Jakarta. Selain tarif Rp1 pada tanggal tertentu, Pemprov DKI juga memberikan jasa transportasi cuma-cuma kepada 15 golongan masyarakat nan memenuhi ketentuan.

Pramono menilai kemudahan bergerak menjadi bagian krusial dari kualitas hidup di kota besar. Karena itu, peningkatan jasa transportasi perlu melangkah berbareng penanganan sampah, banjir, dan pembangunan prasarana nan saling terhubung.

Rano Karno menambahkan, perjalanan menuju lima abad kudu dimaknai sebagai kesempatan untuk memperkuat kesejahteraan warga, bukan sekadar memperbanyak gedung fisik.

"Jakarta kudu siap menyambut perubahan global. Namun nan paling krusial bukan hanya membangun gedung-gedung tinggi, melainkan meningkatkan kesejahteraan manusianya. Karena itu, pembangunan nan telah dimulai bakal terus kami lanjutkan agar masyarakat semakin merasakan manfaatnya," kata Rano.

Membawa Pesan Lingkungan

HUT Ke-499 JakartaFoto: Rahmat Khairurizqi

Di tengah panggung musik dan kerumunan pengunjung, pesan mengenai lingkungan ikut hadir. Sejumlah panitia berkeliling membawa papan edukasi bertuliskan 'Mengapa Memilah Sampah Penting?' dan 'Gaya Hidup Peduli Lingkungan, Pilah Sampah dari Rumah'.

Ajakan itu mengingatkan penduduk bahwa merayakan ulang tahun kota juga berfaedah menjaga kebersihan ruang bersama. Sampah nan ditinggalkan seusai aktivitas menjadi tantangan tersendiri ketika ribuan orang berkumpul di satu kawasan.

Moh Ikbal Rusadi, salah seorang panitia asal Pasar Minggu, mengatakan seremoni HUT Jakarta dimanfaatkan untuk memperkenalkan kebiasaan memilah sampah kepada masyarakat.

"Melalui seremoni HUT Jakarta tahun ini, kami membujuk masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah. Dengan memilah sampah sejak dari sumbernya, pengelolaan sampah menjadi lebih mudah dan efisien," ujar Ikbal.

Menurut dia, pesan tersebut sengaja dibawa ke tengah pesta agar rumor lingkungan dapat menjangkau penduduk dalam suasana nan lebih santai.

"Acara ini terbuka untuk semua masyarakat. Selain menikmati rangkaian HUT Jakarta, kami juga membujuk penduduk mulai membiasakan memilah sampah dari rumah," imbuhnya.

Kemeriahan HUT ke-499 Jakarta belum berakhir pada malam itu. Rangkaian dilanjutkan pada Minggu (28/6/2026) melalui aktivitas Jakarta Penuh Warna di Bundaran HI, nan memadukan aktivitas budaya, olahraga, musik, dan produktivitas masyarakat.

Dari wisata dan akomodasi olahraga gratis, tarif transportasi Rp1, hingga pesta rakyat di jantung kota, rangkaian HUT Jakarta memberi ruang bagi penduduk untuk menikmati kotanya. Menjelang usia lima abad, bingkisan itu juga membawa angan agar Jakarta semakin mudah diakses, nyaman, dan memberi faedah nyata bagi orang-orang nan hidup di dalamnya.

(anl/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News