Serangan udara besar-besaran Rusia kembali mengguncang ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Senin (15/6/2026). Sedikitnya empat orang dilaporkan tewas setelah serangan nan disebut sebagai nan terberat dalam dua pekan terakhir itu menghantam sejumlah wilayah, termasuk kompleks gereja berhistoris Kyiv Pechersk Lavra nan merupakan situs Warisan Dunia UNESCO. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)
Otoritas Ukraina menyebut serangan langsung Rusia menyebabkan kerusakan serius pada kompleks biara nan didirikan pada tahun 1051 tersebut. Kepala Administrasi Militer Kyiv, Tymur Tkachenko, mengatakan Katedral Dormisi nan berada di dalam kompleks biara mengalami kebakaran dahsyat akibat hantaman rudal. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengecam keras serangan tersebut. Dalam unggahan di media sosial X, dia menyebut pembakaran Katedral Dormisi sebagai salah satu serangan paling serius terhadap warisan budaya dan kepercayaan Kristen sejak perang dimulai. (Ukrainian Presidential Press Service/Handout via REUTERS)
Serangan terbaru terjadi sehari setelah Zelenskiy mengungkapkan telah berbincang dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai upaya mengakhiri bentrok nan telah berjalan lebih dari empat tahun. Pembahasan tersebut dilakukan menjelang pertemuan negara-negara G7 di Prancis pekan ini. (REUTERS/Alina Smutko)
Selain menghantam situs bersejarah, gelombang serangan Rusia juga menargetkan sejumlah gedung apartemen bertingkat dan prasarana daya di Kyiv. Otoritas setempat melaporkan sekitar 140.000 penduduk sempat mengalami pemadaman listrik setelah jaringan pengedaran daya rusak. Namun, sebagian besar pasokan listrik telah sukses dipulihkan beberapa jam kemudian. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)
Militer Ukraina menyatakan Rusia meluncurkan 70 rudal dan 611 drone ke beragam wilayah Ukraina dalam semalam. Dari jumlah tersebut, sistem pertahanan udara Ukraina sukses menembak jatuh 50 rudal dan 582 drone. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)
Ketegangan nan terus meningkat terjadi di tengah upaya diplomatik untuk menghentikan perang. Zelenskiy sebelumnya mengusulkan pertemuan langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin guna membahas gencatan senjata dengan melibatkan Amerika Serikat dan negara-negara Eropa. Namun usulan tersebut ditolak Kremlin. (Layanan pers Layanan Darurat Negara Ukraina/Handout via REUTERS)
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·