Tim Okezone
, Jurnalis-Rabu, 15 April 2026 |14:31 WIB

Ketua DPD Perindo Lombok Barat Syamsuariansyah kunjungi Papuq Reme (foto: dok ist)
LOMBOK BARAT - Ketimpangan sosial di tingkat akar rumput tetap menjadi tantangan dalam pembangunan daerah. Di tengah upaya mendorong kesejahteraan dan penguatan ekonomi masyarakat, tetap terdapat penduduk nan hidup dalam keterbatasan ekstrem tanpa akses perlindungan sosial nan memadai.
Kondisi tersebut dialami Papuq Reme (80), penduduk Dusun Mapak Reong, Desa Kuranji Dalang, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat. Ia hidup sebatang kara di sebuah gubuk reyot nan jauh dari kata layak huni, tanpa support sosial nan semestinya menjadi penopang dasar kehidupan lansia.
Gubuk berukuran sekitar 2 x 3 meter itu terbuat dari papan kayu, dengan lantai tanah dan genting ilalang. Tidak terdapat ventilasi udara, sehingga ruangan terasa pengap. Di dalamnya, Papuq Reme hanya berebahan di tempat tidur bambu nan lusuh, dikelilingi busana dan peralatan seadanya.
Kondisi tersebut mengundang perhatian Ketua Fraksi Perindo DPRD Lombok Barat, Syamsuariansyah, nan juga menjabat Ketua DPD Partai Perindo Lombok Barat. Ia turun langsung meninjau sekaligus memberikan support kebutuhan pokok.
"Bertahan hidup dengan kondisi sangat terbatas, itu membikin saya kehabisan kata-kata," ujar Syamsuariansyah.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·