Heroiknya Jukir Wanita Gagalkan Pencurian Rp 3,6 M, Berujung Penghargaan Polisi

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Kusmiyanti (65) saat menerima support dari Polres Brebes di kediamannya di Desa Bojong, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, Kamis (18/6). Foto: Dok. Polres Brebes

Juru parkir wanita berjulukan Kusmiyanti (65) dengan heroik menggagalkan tindakan pencurian modus pecah kaca di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Kanit Pidum (Kepala Unit Tindak Pidana Umum) Satreskrim Polres Brebes, Ipda Arenas Bayu Setyadi, mengatakan peristiwa ini terjadi pada Senin (15/6) sekitar pukul 14.00 WIB.

Korban merupakan seorang pengusaha asal Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, berjulukan Kliwon Alwawan. Kliwon baru saja mengambil duit sebesar Rp 3,6 miliar di salah satu bank swasta di Jalan Ahmad Yani.

"Jadi peristiwanya terjadi seusai korban mengambil duit sebesar Rp 3,6 miliar dari salah satu bank. Uang tersebut kemudian diletakkan di jok tengah mobil Pajero nan dibawanya," ujar Arenas, Rabu (17/6).

Korban awalnya beriktikad langsung pulang ke rumah. Namun, lantaran merasa sedang diawasi dan dibuntuti, dia mengurungkan niat tersebut.

"Jadi korban ini merasa ada orang nan membuntuti mobilnya. Lalu mampir ke Bank BTN, masuk ke dalam, mobilnya diparkir di luar. Uangnya ditinggal di dalam mobil," jelasnya.

Teriakan nan Menyelamatkan

Lokasi TKP tindakan pencurian dengan modus pecah kaca di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Rabu (17/6/2026). Foto: Polres Brebes

Tak lama kemudian, terdengar bunyi orang berteriak di depan bank tersebut, nan rupanya bunyi Kusmiyanti. Teriakan Kusmiyanti membikin perampok itu kabur.

Korban langsung keluar dan mengecek kendaraannya nan rupanya kacanya sudah pecah.

"Jadi kaca mobil bagian tengah sebelah kanan sudah pecah. Saat itu duit nan dibungkus plastik sudah tercecer dan plastiknya sudah robek. Tapi setelah dicek duit tetap utuh," ungkap Arenas.

Polisi Berikan Penghargaan

Lokasi TKP tindakan pencurian dengan modus pecah kaca di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Rabu (17/6/2026). Foto: Polres Brebes

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah berbareng Wakapolres Brebes Kompol Ryke Rahmadhila dan Kapolsek Jatibarang lampau berjamu ke kediaman Kusmiyanti (65) di Desa Bojong, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, pada Kamis (18/6).

Kunjungan tersebut merupakan corak perhatian, penghargaan, dan rasa hormat dari Polres Brebes atas tindakan heroiknya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Brebes menyerahkan support berupa paket sembako dan tali asih sebagai corak apresiasi atas keberanian dan kepedulian Kusmiyanti dalam membantu mencegah terjadinya tindak pidana.

Selain itu, Polres Brebes juga bakal memberikan penghargaan kepada Kusmiyanti nan rencananya diserahkan secara resmi pada Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026 mendatang.

"Yang kami tahu beras, telur, mi instan, dan duit tali asih," kata Kasi Humas Polres Brebes Iptu Indra Prasetyo saat dihubungi, Kamis (18/6).

Sosok Kusmiyanti

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, Kusmiyanti merupakan sosok sederhana nan penuh perjuangan.

Kusmiyanti merupakan janda nan menjadi tulang punggung family dengan bekerja sebagai ahli parkir sekaligus penjual minuman di Kota Brebes.

Setiap harinya, dia kudu menempuh perjalanan sekitar 12 kilometer dari rumahnya di Desa Bojong menuju tempat kerjanya. Bahkan, dia mengawali perjalanan dengan melangkah kaki menuju jalan raya untuk mendapatkan kendaraan menuju Kota Brebes.

Meski hidup dalam keterbatasan, Kusmiyanti dikenal sebagai pribadi nan ramah, jujur, dan penuh rasa syukur.

Sifat tersebut tercermin saat dirinya menyaksikan upaya pencurian terhadap kendaraan nan membawa duit dalam jumlah besar.

Kusmiyanti spontan berteriak meminta pertolongan penduduk sehingga menarik perhatian masyarakat sekitar dan membikin pelaku kandas melancarkan aksinya.

"Beliau adalah sosok sederhana nan mempunyai hati besar. Keberanian, kejujuran, dan kepeduliannya patut menjadi teladan bagi kita semua. Kehadiran kami di sini merupakan corak penghargaan dan rasa hormat atas kontribusi beliau dalam membantu menjaga keamanan masyarakat. Kami juga bakal memberikan penghargaan pada Upacara Hari Bhayangkara ke-80 sebagai corak apresiasi atas tindakan mulia nan telah beliau lakukan," ujar Lilik.

Wakapolres Brebes Kompol Ryke Rahmadhila menyampaikan bahwa sosok Kusmiyanti mencerminkan nilai-nilai kebaikan nan dapat lahir dari siapa saja tanpa memandang latar belakang.

"Kami memandang ketulusan nan luar biasa dari Ibu Kusmiah. Beliau tidak hanya berani, tetapi juga mempunyai kepedulian nan tinggi terhadap sesama. Semoga keteladanan beliau dapat menginspirasi masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial dan keberanian dalam membantu menjaga keamanan lingkungan," ujar Ryke.

Maling Diburu

Ilustrasi maling elektronik mobil. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Kasi Humas Polres Brebes Iptu Indra Prasetyo mengatakan saat ini Satreskrim Polres Brebes berbareng Polsek Brebes tetap terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku.

"Kami optimistis identitas pelaku dapat segera diungkap melalui keterangan saksi, hasil olah TKP, serta rekaman CCTV nan telah diamankan dari sekitar letak kejadian," kata Indra.

Berkaca dari peristiwa ini, polisi mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat melakukan transaksi perbankan, khususnya dalam jumlah besar.

Ia meminta masyarakat agar tidak meninggalkan duit maupun peralatan berbobot di dalam kendaraan tanpa pengawasan. Selain itu masyarakat dapat menggunakan jasa pengawalan polisi gratis.

"Kami mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan duit maupun peralatan berbobot di dalam kendaraan tanpa pengawasan. Apabila membawa duit dalam jumlah besar, masyarakat dapat memanfaatkan jasa pengawalan kepolisian nan tersedia secara cuma-cuma untuk memberikan rasa kondusif dan mencegah terjadinya tindak kriminal," katanya.

Selain itu, dia mengimbau masyarakat nan mempunyai info mengenai peristiwa tersebut untuk segera melaporkannya kepada pihak kepolisian guna membantu proses penyelidikan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat nan telah menunjukkan kepedulian dan keberanian dengan membantu menggagalkan tindakan pelaku. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat krusial dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan," kata Indra.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan