Hendropriyono Bantah Isu Terlibat Aksi Penggulingan Pemerintah

Sedang Trending 3 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) A.M. Hendropriyono menegaskan dirinya dan orang-orang dekatnya tidak terlibat dalam tindakan penggulingan pemerintah nan sah.

Pernyataan itu disampaikan Hendropriyono menjawab pertanyaan soal rumor orang nan ada di dekatnya berada di kembali gerakan gelombang tindakan mengkritik keras pemerintah. Menurut dia, rumor alias tuduhan itu adalah hoaks.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bahwa saya dan orang-orang nan ada di dekat saya tidak ada nan terlibat. Tidak ada teman-teman maupun family nan tidak mendukung pemerintah," ujar Hendropriyono, Jumat (19/6). 

Ia menegaskan pihaknya tidak mendukung dan memerintahkan aksi-aksi nan bermaksud menggulingkan pemerintahan nan sah.

Menurut Hendropriyono, penyampaian pendapat di muka umum kudu tetap berada dalam koridor norma dan konstitusional. Karena itu, dia menegaskan bahwa info nan menyebut dirinya mendukung penggulingan pemerintah adalah hoaks dan fitnah.

Ia menekankan persatuan bangsa, ketertiban konstitusi, dan keselamatan negara kudu selalu ditempatkan di atas kepentingan golongan maupun ambisi politik sesaat.

Jenderal penerima Bintang RI dari Presiden Prabowo Subianto itu menjelaskan bahwa kerakyatan hanya dapat berkembang dengan baik andaikan perbedaan disalurkan melalui cara-cara nan damai, beradab, dari konstitusional.

Menurut dia, semua upaya inkonstitusional nan menakut-nakuti persatuan bangsa dan pemerintahan nan sah, dinilainya, tidak boleh mendapatkan empat dalam kehidupan bernegara.

Hendropriyono menegaskan selalu memegang prinsip menjaga keutuhan Republik Indonesia dan stabilitas nasional. Prinsip itu, lanjutnya, dia pegang teguh sejak aktif sebagai personil TNI hingga pensiun.

"Sejak dulu, saya dan teman-teman tentara, nan sekarang purnawirawan, apalagi nan tetap aktif, mengabdikan diri kepada negara dalam beragam penugasan. Prinsip kami sama, menjaga keutuhan Republik Indonesia nan Pancasilais, UUD 1945, dan stabilitas nasional," katanya.

Ia lantas meminta masyarakat tidak mudah percaya info tiruan dan selalu mengecek setiap info nan diterima.

"Saya membujuk masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap hoaks, apalagi simulakra. Selalu periksa kebenaran sebelum menyebarkan informasi, jangan main forward aja," katanya.

Selain itu, Hendropriyono pun menyebut tidak ada hubungan antara kerabat dengan pilihan alias pandangan politik alias ideologi. Kedua perihal tersebut tidak bisa disamakan.

"Anak, menantu, saudara, besan, maupun kerabat dapat saja mempunyai pandangan politik nan berbeda. Tidak selalu sama," katanya.

"Dalam politik, setiap orang bertanggung jawab atas sikap dan tindakannya sendiri, bukan atas hubungan kekeluargaan. Kekerabatan tidak identik dengan kesamaan ideologi. Hubungan darah tidak dapat dijadikan bukti adanya hubungan politik. Itu nan kudu dipegang jika memang kita orang nan melek dan intelek," sambungnya.

(antara/wis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional