Hector Yong Jadi Pemilik iPhone 18 Pro Max Pertama di Singapura

Sedang Trending 1 hari yang lalu
Orang-orang mengantre di luar toko Apple saat peluncuran seri iPhone 18 di Singapura, Jumat (18/9/2026). Foto: Roslan Rahman/AFP

Hector Yong (19), seorang mahasiswa asal Singapura, menjadi orang pertama di Singapura nan sukses membeli unit iPhone 18 Pro Max setelah mengantre di depan Apple Store Orchard Road, Singapura, sejak Kamis (17/9) pukul 23.00 waktu setempat. Padahal, Apple baru resmi membuka Store Orchard pada Jumat (18/9) pukul 08.00 waktu setempat saat antrean telah mencapai sekitar 200 orang.

Yong, berbareng ratusan fans Apple, memadati Apple Store Orchard Road di Singapura pada Jumat (18/9) pagi. Para pembeli rela mengantre sejak malam hari demi mendapatkan lini flagship terbaru, ialah iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.

Antusiasme ini memperlihatkan tingginya minat pasar regional Asia Tenggara terhadap suksesor lini smartphone premium buatan Apple tersebut.

Para pembeli mengincar pembaruan desain, seperti ukuran Dynamic Island nan sekarang lebih ringkas, daya tahan baterai nan lebih awet, hingga sensor kamera utama Fusion 48 MP dengan variable aperture. Sejumlah pembeli internasional apalagi terbang langsung ke Singapura demi membawa pulang gawai anyar ini lebih cepat.

Warga Singapura baru bisa membeli seri iPhone 18 Pro dan Pro Max. Sebab, HP lipat pertama Apple, iPhone Duo, baru dibuka keran pemesanan (pre-order) bulan depan, dengan penjualan perdana mulai 23 Oktober 2026.

Orang-orang mengantre di luar toko Apple saat peluncuran seri iPhone 18 di Singapura, Jumat (18/9/2026). Foto: Roslan Rahman/AFP

Apple membekali iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max dengan cip terbaru A20 Pro. Cip tersebut menyuguhkan lonjakan performa skematis hingga 40 persen dibandingkan generasi sebelumnya.

Apple juga menghadirkan sistem operasi iOS 27 nan mengintegrasikan keahlian Apple Intelligence dan asisten Siri nan makin pandai berkah suntikan DNA dari Google Gemini.

Rekam Momen Jadi Pemilik iPhoen 18 Pro Max Pertama dengan Galaxy Z Fold

Hector Yong sendiri memilih jenis warna glacier berkapasitas besar setelah mempertimbangkan perubahan visual di bagian layar.

"Saya sangat mempertimbangkan aspek layar saat membeli ponsel baru, jadi Dynamic Island nan lebih mini menjadi salah satu aspek utama bagi saya," ujar Hector Yong sebagaimana dikutip dari The Straits Times.

Uniknya, saat pintu gerai dibuka, Yong terlihat mengabadikan momen tersebut dengan HP Android nan terlihat seperti seri lipat Samsung, Galaxy Z Fold. Kendati demikian, dia mengaku iPhone 18 Pro Max nan dipilihnya bukan merupakan nan perdana, dia sebelumnya juga memakai seri iPhone 17 Pro Max.

Seorang pengguna membeli produk saat peluncuran seri iPhone 18 di toko Apple di Singapura, Jumat (18/9/2026). Foto: Roslan Rahman/AFP

Selain penduduk lokal, konsumen mancanegara juga meramaikan perilisan perdana ini. Tran Anh Vu (30), penduduk negara Vietnam, rela merogoh kocek tiket perjalanan sebesar 200 hingga 400 dolar demi memborong dua unit iPhone 18 Pro Max untuk istrinya.

"Saya rasa perasaannya selalu sama setiap tahun, ialah menjadi orang pertama nan mendapatkan iPhone baru," ungkap Vu.

Di pasar Singapura, Apple menjual iPhone 18 Pro dengan nilai mulai dari 1.899 dolar Singapura (sekitar Rp 22,7 juta) dan iPhone 18 Pro Max mulai dari 2.099 dolar Singapura (sekitar Rp 25,1 juta). Keduanya datang dalam opsi penyimpanan hingga 2 TB serta empat pilihan warna: black, silver, glacier, dan burgundy.

Selain lini iPhone, Apple turut meluncurkan AirPods 5, Apple Watch Series 12, dan Apple Watch Ultra 4 di gerai nan sama.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan