Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta dugaan jasa aborsi ilegal nan diiklankan melalui media sosial diusut tuntas. Ia mengaku baru mengetahui info tersebut saat ditanya mengenai dugaan promosi jasa aborsi.
Budi kemudian meminta unggahan nan memuat promosi dan daftar nilai jasa tersebut dikirimkan kepadanya.
“Wah, saya baru tahu tuh. Boleh tuh dikirim ke saya nanti. Coba dikirim ke saya deh. Jadi, kelak saya minta diberesin. Harusnya nggak boleh itu,” kata Budi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Budi memastikan Kementerian Kesehatan bakal menindaklanjuti info tersebut.
“Iya dong, kita bakal mengusut, pasti,” tegasnya.
Informasi mengenai dugaan jasa aborsi tersebut ramai setelah seorang pengguna Threads membagikan unggahan dari akun @dontpanic.co.id. Akun tersebut menawarkan jasa dengan narasi, “Gen Z Solution Atasi garis 2 mu berbareng kami Order Now!”
Dalam daftar nilai nan beredar, tarif jasa tercantum mulai dari Rp 1,8 juta untuk paket satu bulan hingga Rp 3 juta untuk paket empat bulan.
44 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·